Dok JMF/ Kapolres AKBP Supraptono di dampingi Pjs Bupati Mamberamo Raya Yimin Weya di Polsek Mamteng
Kasonaweja, jurnalmamberamofoja.com – Insiden mengejutkan terjadi di Bandara Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya, saat Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mamberamo Raya menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok warga, Rabu (20/11).
Kejadian bermula ketika Sekretaris KPU berinisial CW tiba di bandara bersama Tim Panelis Debat Kandidat Pasangan Calon Bupati. Meski dijemput oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Yimin Weya, Kapolres Mamberamo Raya AKBP Supraptono, dan Perwira Penghubung (Pabung) 1712 Sarmi perwakilan Mamberamo Raya, situasi memanas akibat amarah warga yang tak terkendali. Akibatnya, CW menjadi sasaran penganiayaan.

Aparat kepolisian yang berada di lokasi segera bertindak untuk melindungi CW dan membawanya ke Polsek Mamberamo Tengah guna menghindari hal-hal yang lebih buruk.
Diduga Dipicu Persoalan Utang Pemilu
Kapolres Mamberamo Raya, AKBP Supraptono, menjelaskan bahwa penganiayaan tersebut diduga dipicu persoalan utang-piutang terkait pelaksanaan Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif pada Februari lalu. Hingga saat ini, sejumlah kewajiban finansial KPU Mamberamo Raya terhadap pihak tertentu belum diselesaikan, yang memicu kemarahan warga.
Penyelesaian Dijanjikan Segera
Dalam upaya meredakan situasi, Pjs Bupati Yimin Weya bersama Ketua DPRD, Kapolres, Pabung, dan pihak KPU sepakat untuk segera menuntaskan persoalan ini. Rencananya, penyelesaian utang-piutang oleh KPU akan dilakukan pada Jumat, 22 November 2024, di Polsek Mamberamo Tengah.
“KPU telah berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh kewajiban terkait pelaksanaan pemilu Februari lalu,” ujar Kapolres.
Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan anggaran dan komunikasi yang baik antara lembaga negara dan masyarakat guna menghindari konflik serupa di masa depan.
(NAPPY)










