Reuni 31 Tahun, Alumni SMPN 1 Sentani Angkatan ’94 Kenakan Seragam Sekolah

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak para alumni SMPN 1 Sentani angkatan 94 kenakan seragam sekolah

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja — Dalam suasana penuh kehangatan dan nostalgia, alumni SMP Negeri 1 Sentani angkatan 1994 menggelar reuni sekaligus merayakan ulang tahun ke-31 angkatan mereka.

banner 325x300

Yang menarik, seluruh peserta diwajibkan mengenakan seragam SMP layaknya masa sekolah dulu, menciptakan momen unik yang membangkitkan kenangan masa remaja.

Acara yang berlangsung pada Selasa, 3 Juni 2025, ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku, yang juga turut memberikan sambutan.

Ia mengapresiasi kekompakan dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh para alumni, khususnya angkatan 1994, dalam menjaga hubungan emosional yang telah terjalin sejak masa sekolah.

“Saya cukup terharu melihat para alumni mengenakan kembali seragam SMP dan menyanyikan lagu Himne Guru. Ini bukan hanya soal nostalgia, tapi juga tentang semangat persatuan dan persahabatan yang tetap hidup setelah puluhan tahun,” ujar Wabup Haris.

Ia juga berpesan agar alumni tetap menjaga tali silaturahmi tanpa memandang status sosial maupun profesi. “Kita mungkin tidak lahir dari darah yang sama, tapi dibesarkan dalam lingkungan dan pengalaman yang sama. Kebersamaan inilah yang harus terus dijaga,” tambahnya.

Sementara itu, AKBP Umar Nasatekay selaku pembina alumni menyampaikan bahwa kegiatan reuni ini menjadi momentum penting untuk mempererat kembali ikatan di antara para anggota angkatan yang mungkin telah lama terpisah.

Umar akui bahwa masih ada rekan-rekan seangkatan yang merasa minder karena berbagai kondisi kehidupan. Oleh karena itu, reuni ini dirancang untuk merangkul semua alumni tanpa terkecuali.

“Kami ingin membangun kembali rasa kekeluargaan di antara sesama alumni. Tidak peduli apakah mereka sukses atau sedang berjuang. Di sini kita kembali sebagai teman lama yang setara,” jelas Umar.

Ketua panitia reuni, Denny A. Saroi, mengungkapkan bahwa persiapan acara ini sudah dimulai sejak Januari 2025 melalui rapat-rapat internal. Ia menyebut pemilihan konsep mengenakan seragam sekolah bukan sekadar untuk gaya, tetapi sebagai cara membangun kembali kedekatan emosional yang pernah tumbuh di bangku SMP.

“Dengan memakai seragam, kami seperti dibawa kembali ke masa-masa indah di sekolah. Suasana keakraban jadi lebih terasa. Kami ingin reuni ini tak hanya jadi ajang temu kangen, tapi juga pengingat bahwa kita masih satu keluarga,” pungkas Denny.

Reuni ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga ruang untuk meneguhkan kembali makna solidaritas, persahabatan, dan kebersamaan lintas waktu.

Laporan: Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *