Qatar Cetak Sejarah, Gol Injury Time Paksa Swiss Berbagi Poin

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: ist | Tampak penyerang Swiss, Breel Embolo (costum hijau cerah) di hadang Bek Kanan Qatar, Pedro Miguel (merah marun). 

San Francisco, jurnalmamberamofoja.com – Qatar mencatat sejarah baru di Piala Dunia FIFA 2026 setelah meraih poin pertama mereka berkat gol dramatis yang tercipta pada masa injury time saat bermain imbang 1-1 melawan Swiss dalam laga Grup B di San Francisco.

banner 325x300

Ketika kekalahan tampak sudah di depan mata, Boualem Khoukhi muncul sebagai penyelamat. Bek veteran Qatar itu mencetak gol penyeimbang pada menit keempat tambahan waktu babak kedua dan memaksa Swiss puas membawa pulang satu poin.

Swiss sebenarnya tampil lebih dominan sepanjang pertandingan dan sempat berada di jalur kemenangan setelah unggul lebih dulu melalui penalti Breel Embolo pada menit ke-17.

Gol tersebut berawal dari pelanggaran Mahmoud Abunada terhadap Remo Freuler di dalam kotak penalti. Embolo yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Swiss memimpin 1-0.

Sejak awal laga, pasukan Murat Yakin memang menguasai jalannya pertandingan. Dan Ndoye menjadi ancaman utama bagi pertahanan Qatar dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Bahkan, Swiss nyaris menambah keunggulan sebelum turun minum ketika tembakan Michel Aebischer harus disapu tepat di garis gawang.

Meski berada di bawah tekanan, Qatar bukan tanpa peluang. Pada menit kedua, Edmilson Junior hampir membawa timnya unggul setelah memanfaatkan kesalahan Manuel Akanji yang terpeleset. Namun, penyelesaiannya masih mampu diamankan kiper Gregor Kobel.

Baca juga: Bosnia Gagal Menang, Kanada Bangkit di Menit-Menit Akhir Skor 1-1

Menjelang akhir babak pertama, Edmilson kembali mengancam gawang Swiss. Sayangnya, Kobel sekali lagi tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut.

Babak kedua berlangsung lebih seimbang, meski Swiss tetap menciptakan sejumlah peluang untuk mengunci kemenangan. Juan Vargas dan Breel Embolo memperoleh kesempatan emas, tetapi gagal mengonversinya menjadi gol tambahan.

Kegagalan memanfaatkan peluang itu akhirnya harus dibayar mahal. Saat pertandingan memasuki menit-menit terakhir, Qatar terus berupaya mencari celah untuk menyamakan kedudukan.

Drama pun terjadi pada menit ke-90+4. Homam Ahmed mengirim umpan silang akurat ke dalam kotak penalti yang berhasil disambut sundulan Boualem Khoukhi. Bola meluncur melewati Gregor Kobel dan bersarang di dalam gawang Swiss, memicu selebrasi besar para pemain dan pendukung Qatar.

Gol tersebut memastikan Qatar meraih satu poin bersejarah dalam penampilan mereka di Piala Dunia 2026, sekaligus menjaga peluang untuk bersaing di Grup B.

Di sisi lain, Swiss harus menyesali banyaknya peluang yang gagal dimanfaatkan sepanjang pertandingan. Meski tetap memperpanjang rekor tidak terkalahkan dalam tujuh laga pembuka terakhir mereka di ajang Piala Dunia, hasil imbang ini terasa seperti kehilangan dua poin bagi tim berjuluk Nati tersebut.

Laga ini juga menjadi momen bersejarah bagi dua pemain senior Swiss, Ricardo Rodriguez dan Granit Xhaka. Keduanya mencatat penampilan ke-13 di putaran final Piala Dunia, menyamai rekor penampilan terbanyak pemain Swiss sepanjang sejarah turnamen.

Qatar 1-1 Swiss Gol Qatar: Boualem Khoukhi (90+4′) Gol Swiss: Breel Embolo (17′ penalti)

Laporan: Redaksi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *