Pasca Dilantik Prabowo, John Tabo Ajak Semua Pihak Bersinergi Bangun Papua Pegunungan

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Istimewa / Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan periode 2025–2030, Dr (HC) John Tabo, SE, MBA, dan Dr Ones Pahabol, SE, MM.

Jakarta, Jurnal Mamberamo Foja — Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto melantik Dr (HC) John Tabo, SE, MBA, dan Dr Ones Pahabol, SE, MM, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Definitif Provinsi Papua Pegunungan untuk masa jabatan 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (17/4) pukul 16.00 WIB.

banner 325x300

Rasa Syukur dan Tanggung Jawab

Usai pelantikan, Dr John Tabo menyampaikan rasa syukurnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. “Kami anak kampung tidak pernah membayangkan hari ini berdiri di Istana Negara. Anugerah daerah otonom baru (DOB) ini, dan terpilih sebagai Gubernur pertama Papua Pegunungan, sungguh luar biasa,” ujarnya.

John menambahkan bahwa tugas besar kini menanti. “Seperti bayi yang baru lahir, provinsi ini masih harus kita bimbing dari nol. Kami berkomitmen membangun fondasi yang kuat secara bertahap,” tegas mantan Bupati Mamberamo Raya itu.

Ajak Semua Pihak Bersinergi

Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik di pusat maupun daerah, untuk memberikan sumbangan pikiran demi percepatan pembangunan. “Kami butuh konektivitas gagasan dan program: dari Jakarta ke Papua dan sebaliknya. Semua program harus terlaksana secara maksimal,” ia menjelaskan.

Terkait tantangan geografis, John optimistis: “Dengan kerjasama, hambatan alam akan kita atasi. Saya yakin hasilnya akan jauh lebih baik.”


Prioritas Program: Pendidikan dan Gizi

Pasangan “JONES” — John-Tabo dan Ones-Pahabol — menempatkan pendidikan sebagai program unggulan. “Kita dorong sekolah gratis berasrama. Dengan demikian seluruh anak Papua Pegunungan mendapat akses belajar setara,” jelas John. Selanjutnya, program Makan Bergizi (MBG) akan diperluas untuk memastikan distribusi pangan seimbang ke seluruh wilayah.

Pengelolaan Potensi Daerah

Saat disinggung soal potensi ekonomi lokal, John mengakui masih terdapat pekerjaan rumah besar. “Kita kaya sumber daya manusia dan alam, namun PAD masih bergantung pada transfer pusat. Kami butuh fasilitasi untuk menggali potensi daerah, supaya PAD meningkat dan tidak melulu mengandalkan Dana Alokasi Umum,” ungkapnya.

Mengenai bagi hasil tambang, John berharap Provinsi Papua Tengah dapat meneruskan haknya kepada Papua Pegunungan. “Gunung Jayawijaya ada di wilayah kami, tapi hasilnya mengalir ke lain daerah. Kami akan perjuangkan hak ini secara baik bersama rekan media,” tuturnya penuh harapan

Dukungan Tokoh dan Penutup

DR. Velix Fernando Wanggai, S.IP., MPA, menyampaikan selamat dan dukungan penuh. “Bapak John dan Ones memiliki rekam jejak kuat di birokrasi dan pemerintahan. Pondasi sudah kita letakkan; kini saatnya melanjutkan pembangunan demi pelayanan lebih baik,” ujarnya.

Sebagai penjabat Gubernur, Velix optimistis Papua Pegunungan, meski tertinggal, memiliki keunggulan SDM, potensi wisata, pertanian, dan hortikultura kopi. Semua itu akan menjadi fokus percepatan pembangunan daerah.

Acara kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan bersama seluruh pejabat, Forkopimda, tamu undangan, dan masyarakat Pegunungan yang hadir di Jakarta.

Laporan: Roy

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *