Dok JMF/ Rombongan anggota Pansus MRP di ruang KASAD Jenderal TNI. Maruli Simanjuntak
Jakarta, jurnalmamberamofoja.com – Panitia Khusus (Pansus) Afirmasi Majelis Rakyat Papua (MRP) bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI.Maruli Simanjuntak, di Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD), di jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat, pada Selasa (19/11). Pertemuan ini dilakukan setelah Konsultasi Nasional yang digelar di Hotel Borobudur.
Dipimpin oleh Wakil Ketua I MRP, Pdt. Robert Horik, dan Ketua Pansus Afirmasi, Beny Sweny, rombongan MRP bertujuan menyampaikan aspirasi tentang pentingnya perlakuan afirmatif bagi Orang Asli Papua (OAP) dalam rekrutmen dan pengembangan karier di tubuh TNI Angkatan Darat.
Dorong Kuota Khusus dan Promosi Jabatan
Dalam pertemuan tersebut, Pansus menekankan pentingnya pemberian kuota khusus untuk OAP yang ingin bergabung sebagai Tamtama, Bintara, hingga Perwira di TNI-AD. Mereka juga meminta agar aturan fisik seperti tinggi badan disesuaikan dengan kondisi khas masyarakat Papua.
Tak hanya itu, MRP mendorong agar perwira-perwira OAP mendapatkan kesempatan promosi jabatan ke tingkat yang lebih tinggi, mulai dari Mayor, Letkol, Kolonel, hingga mencapai posisi Jenderal.
“Kami ingin memastikan bahwa hak-hak dasar OAP, terutama dalam berkarier di TNI-AD, diprioritaskan dan tidak ada hambatan administratif atau fisik yang menghalangi,” ujar Ketua Pansus Afirmasi, Beny Sweny.
Aspirasi yang Diterima dengan Positif
Jenderal TNI. Maruli Simanjuntak selaku KASAD menyambut baik aspirasi tersebut. Menurutnya, TNI-AD selalu membuka peluang bagi seluruh anak bangsa, termasuk memberikan perlakuan khusus bagi OAP. Ia menjelaskan bahwa berbagai kemudahan telah diberikan untuk memfasilitasi anak-anak Papua yang ingin bergabung di TNI-AD.
“Kami sudah memberikan keberpihakan khusus, termasuk kuota afirmasi bagi OAP. Namun, masalah kesehatan sering menjadi kendala, seperti penyakit paru-paru, yang cukup banyak ditemukan dalam seleksi,” jelas Jenderal Maruli.
Apresiasi Bhakti Sosial TNI di Papua
Dalam diskusi itu, Pansus Afirmasi juga memberikan apresiasi atas sejumlah program bhakti sosial yang dilakukan TNI-AD di Papua, seperti pembangunan sarana air bersih, gereja, rumah layak huni, serta pembagian Alkitab. Jenderal Maruli menyatakan bahwa TNI-AD siap melanjutkan program-program tersebut dan membuka peluang kerja sama lebih erat dengan MRP.
“Kami terbuka untuk bekerja sama dalam berbagai program sosial, termasuk pembagian Alkitab secara massal di Papua. Tujuannya adalah mendukung kesejahteraan masyarakat OAP,” ujar Jenderal Maruli.

Pertemuan Ditutup dengan Doa
Setelah perbincangan selama satu jam, pertemuan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ibu Dorince Mehue. Mewakili pimpinan lembaga, Pdt. Robert Horik menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari Jenderal Maruli dan dukungan yang diberikan terhadap aspirasi Pansus Afirmasi.
“Kami merasa bangga karena aspirasi ini disambut baik. Harapan kami, ke depan, lebih banyak anak Papua yang bisa berkarier di TNI-AD, dan kerja sama ini membawa manfaat bagi semua pihak,” ujar Pdt. Horik.
Pertemuan ini menjadi langkah penting bagi Pansus Afirmasi MRP untuk memperjuangkan hak-hak dasar OAP, khususnya dalam memperoleh peluang yang setara di bidang pertahanan dan keamanan.
Berikut nama-nama pimpinan lembaga dan anggota Pansus yang bertemu KASAD, Pdt. Robert Horik wakil ketua satu MRP, Ketua Pansus Beny Sweny, S.Sos, Wakil ketua Pansus Korneles Dasinapa, Sekretaris Pansus Orpa Nari, anggota lainnya yakni Dorince Mehue, Robert Wanggai, Markus Kayoi, Febby Ohee, Fernando Masnandifu, Yulius Bidana dan Lea Apniel.
(Roy)

















