Mahasiswa Mambra Apresiasi Pencairan Bantuan Studi Awal Tahun, Minta Pemda Evaluasi Data Penerima

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Ketua HPM-MR Jorgen Tawane dan sejumlah mahasiswa Kabupaten Mamberamo Raya dalam sebuah kesempatan, Rabu (18/2) pada sebuah kafe di Kota Jayapura.

banner 325x300

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com Badan Pengurus Himpunan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Mamberamo Raya (HPM-MR) bersama 13 Badan Koordinator Distrik (Bakordis) Asal Kabupaten Mamberamo Raya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mamberamo Raya atas realisasi bantuan studi bagi mahasiswa asal Mamberamo Raya yang dicairkan pada awal tahun, tepatnya 11 Februari 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan kepada Bupati Mamberamo Raya, Roby Wilson Rumansara,SP.,MH., dan Wakil Bupati Keven Totouw, S.IP., atas komitmen dan kebijakan yang dinilai sangat membantu mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan studi.

Jorgen Tawane, Ketua HPM-MR
Jorgen Tawane, Ketua HPM-MR

Ketua HPM-MR Kota Studi Jayapura, Jorgen Tawane mengatakan bahwa pencairan bantuan studi di awal tahun ini merupakan hal yang baru pertama kali terjadi selama kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati saat ini.

“Ini pertama kali bantuan studi direalisasikan di awal tahun seperti sekarang. Kami mengapresiasi langkah luar biasa ini. Namun, kami juga meminta Bupati untuk turun langsung mengecek ke dinas terkait, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Mamberamo Raya, karena sampai saat ini masih ada mahasiswa yang belum menerima bantuan,” ujar Jorgen.

Ia menegaskan bahwa bantuan studi ini sejalan dengan visi dan misi kepala daerah melalui semangat Sahaya Hadir untuk membangun sumber daya manusia Mamberamo Raya yang berkualitas demi masa depan daerah yang lebih baik.

Tiga Poin Aspirasi Mahasiswa

Dalam pernyataannya, HPM-MR menyampaikan tiga poin penting kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mamberamo Raya, yaitu:

  1. Bupati diminta turun langsung mengecek ke dinas terkait untuk memastikan sejauh mana realisasi bantuan studi kepada mahasiswa.
  2. Bupati diminta menegaskan kepada tim pembayaran bantuan agar bekerja dengan hati dan penuh tanggung jawab demi menjaga nama baik pimpinan daerah dan pemerintah kabupaten.
  3. Pemda dan dinas terkait diminta segera menindaklanjuti mahasiswa yang belum terbayar, agar proses pencairan berjalan adil dan merata bagi seluruh mahasiswa penerima.

HPM-MR berharap seluruh proses penyaluran bantuan studi ke depan dapat berjalan lebih baik, transparan, dan tepat sasaran sehingga tidak menimbulkan keluhan di kalangan mahasiswa.

Laporan: Roy Hamadi

banner 325x300

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *