Foto: istimewa / Tampak ketua Komisi C dan anggota pantau Puskesmas di rumah warga
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Komisi C DPRK Jayapura melakukan kunjungan lapangan ke Puskesmas Komba Waliyauw guna meninjau kondisi pelayanan kesehatan yang kini terpaksa berlangsung di salah satu rumah warga. Hal ini terjadi akibat pemalangan yang masih berlangsung di lokasi utama Puskesmas sejak 23 Desember 2024.
Ketua Komisi C DPRK Jayapura, Muhammad Akbar, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi tersebut dan meminta Dinas Pertanahan, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DP2KP) segera menyelesaikan permasalahan lahan agar pelayanan kesehatan dapat kembali berlangsung di lokasi semula.
“Kami berharap pelayanan kesehatan ini bisa segera dipulihkan ke lokasi awal Puskesmas Komba Waliyauw, karena kondisi tempat sementara saat ini tidak memadai. Meski demikian, kami mengapresiasi warga yang bersedia menyediakan rumahnya sebagai tempat sementara bagi pelayanan kesehatan,” ujar Akbar, Kamis (20/2/2025).
Ia juga meminta Pemda Kabupaten Jayapura untuk segera mengambil langkah hukum dan administratif terkait status lahan Puskesmas yang disebut telah dibeli dan bersertifikat atas nama Dinas Kesehatan.
“Kami mendesak DP2KP sebagai dinas teknis untuk segera menuntaskan persoalan ini. Jika tanah tersebut memang sudah dibeli dan bersertifikat, maka pemalangan harus segera dibuka agar pelayanan masyarakat tidak terganggu,” tegasnya.

Kunjungan ini turut dihadiri Wakil Ketua Komisi C DPRK Jayapura Bob Banundi, serta anggota Komisi C Alfred Kreutha, Purwanto, dan Nadison Karoba. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie, juga turut serta dalam peninjauan ini dan diterima langsung oleh Kepala Puskesmas Komba Waliyauw, Dolly C. Sorondanyo, beserta tenaga kesehatan setempat.
Khairul Lie menjelaskan bahwa pemalangan dilakukan oleh pihak yang tidak memiliki hak atas tanah tersebut. Menurutnya, lahan Puskesmas telah bersertifikat dan terdaftar di Dinas Kesehatan.
“Kami sudah membeli tanah ini dan memiliki sertifikatnya. Saat ini kami menunggu langkah dari pihak berwenang untuk menyelesaikan masalah ini,” jelasnya.
Ia juga berharap Penjabat Bupati atau Sekda Kabupaten Jayapura segera bersurat kepada Kapolres Jayapura agar ada pertemuan dengan pihak-pihak terkait guna mencari solusi terbaik bagi kelangsungan pelayanan kesehatan di Puskesmas Komba Waliyauw.
Laporan: Irfan







