Koalisi Papua Cerah Minta Pendukung Tetap Kawal Hasil PSU dan Jaga Kondusifitas

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Ketua Tim Koalisi Papua Cerah Kabupaten Jayapura Eymus Weya didampingi oleh tim Koalisi Papua Cerah ketika memberikan keterangan pers di salah satu bilangan Cafe di Kota Sentani, Selasa (12/8) malam.

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Ketua Tim Koalisi Papua Cerah Kabupaten Jayapura, Eymus Weya, S.T., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Papua, khususnya di delapan kabupaten dan satu kota wilayah Papua Induk, atas partisipasi mereka dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua, 6 Agustus 2025 lalu.

banner 325x300

Berdasarkan hasil PSU, pasangan nomor urut 2, Mathius Derek FakhiriAryoko Rumaropen (Mari-Yo), unggul dari lawannya. Meski demikian, Eymus mengingatkan pendukung agar tidak larut dalam euforia sebelum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua mengumumkan hasil resmi.

“Kemenangan ini patut kita syukuri, tetapi jangan berlebihan. Mari kita kawal hingga KPU menetapkan pasangan Mari-Yo sebagai pemenang,” ujarnya usai kegiatan Ngopi Bareng Merayakan Kemenangan Mari-Yo di salah satu kafe di Kota Sentani, Selasa (12/8) malam.

Eymus menambahkan, masih ada enam distrik di Kabupaten Jayapura yang akan menggelar pleno rekapitulasi di tingkat Panitia Pemilihan Distrik (PPD) mulai Kamis (14/8). Selain itu, Bawaslu Kabupaten Jayapura merekomendasikan PSU lanjutan pada Rabu (13/8) di empat TPS: Kampung Yobeh TPS 02, Kampung Doyo Lama TPS 02, Kampung Berap TPS 01, dan Kampung Waiya TPS 02.

PSU tersebut hanya berlaku bagi pemilih yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS masing-masing. “PSU dilakukan karena ada pelanggaran prosedur sebelumnya. Kami akan mengawal proses ini hingga KPU kabupaten dan KPU provinsi,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pendukung dan simpatisan di wilayah Tabi dan Saireri untuk menjaga keamanan agar tidak dimanfaatkan pihak-pihak yang ingin memecah belah masyarakat Papua.

“Kami mengimbau semua tim koalisi, relawan, dan simpatisan Mari-Yo di delapan kabupaten dan satu kota, agar tetap menjaga Kamtibmas sampai penetapan resmi hasil PSU oleh KPU Papua,” pungkasnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *