Foto: Irfan | Suasana pernyataan sikap Ondofolo dan kepala suku Sentani mendukung Paslon Gubernur Mathius D. Fakhiri dan Aryoko Rumaropen, di Obhe Raikhlebey, Kampung Ifar Besar Sentani, Rabu (23/7).
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Dukungan politik terhadap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Mathius Derek Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Mari-Yo), kian menguat menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua pada 6 Agustus 2025.
Kali ini, pernyataan sikap tegas datang dari para Ondofolo dan Kepala Suku (Khose) dari seluruh kampung Suku Sentani yang ada di wilayah Danau Sentani, Kabupaten Jayapura.
Dalam deklarasi yang berlangsung di Obhe Raikhlebey, Kampung Ifar Besar, Rabu (23/7), para tokoh adat sepakat menyatakan dukungan penuh kepada pasangan nomor urut 2, Mari-Yo.
Obhe, sebagai rumah besar adat Sentani, kembali menjadi saksi keputusan besar para Ondofolo dan Khose. Komitmen tersebut disampaikan langsung dalam bentuk pernyataan sikap resmi yang ditandatangani bersama dan dibacakan secara adat.
Ondofolo Kampung Ifar Besar, Alfius Imerson C. Nicolas Joku, menegaskan bahwa pihaknya tak hanya membuka ruang secara adat, tetapi juga siap mengarahkan masyarakat untuk bersatu memenangkan pasangan Mari-Yo di PSU nanti.
“Obhe ini terbuka bagi siapa pun, tetapi hari ini kami sudah bulat menyatakan dukungan kepada Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen. Kami tidak melihat dari suku, agama, atau latar belakang. Yang kami lihat adalah hati dan niat tulus untuk Papua,” ujar Ondo Nico.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa suara masyarakat akan diarahkan untuk mendukung Mari-Yo. Namun, ia juga menekankan bahwa pilihan tetap berada di tangan rakyat.
“Kami tidak memaksa. Tapi sebagai pemimpin adat, kami sudah memberikan arah dan pembinaan. Jika rakyat mau mendengar kami, silakan. Kalau ada yang lain, itu hak mereka,” katanya lugas.
Senada dengan itu, Ondofolo Kampung Babrongko, Ramses Wally, mengungkapkan bahwa seluruh Ondofolo dan Khose telah menyepakati dan menandatangani komitmen politik tersebut. Menurutnya, jika keputusan telah keluar dari Obhe, maka hal itu bersifat mengikat.
“Ini bukan sekadar pernyataan. Ini perintah adat. Siapa yang mengabaikannya, berarti melawan keputusan pemimpin tertinggi dalam struktur adat kami,” tegas Ondo Ramses.
Ia juga menyebut bahwa keputusan ini bukan sekadar kehendak manusia. “Kalau Ondofolo sudah bicara, maka langit, bumi, air dan seluruh isinya ikut menyaksikan. Ini bukan dukungan biasa. Ini amanat leluhur,” ucapnya dengan penuh keyakinan.
Deklarasi yang dibacakan oleh Ondofolo Homfolo Phouwngeay Anineay Oleuwngeay Raynyeay Rokhoro Heaseay Anderson Tokoro secara resmi menyatakan tiga poin utama: mendukung penuh pasangan Mari-Yo, siap memenangkan mereka dalam PSU Pilgub Papua 6 Agustus 2025, dan mengimbau seluruh masyarakat Suku Sentani baik di Kabupaten Jayapura maupun seluruh Papua untuk bersatu dan bergerak memenangkan pasangan nomor urut 2.
Dengan dukungan kuat dari para pemimpin adat di wilayah Sentani, langkah pasangan Mathius Derek Fakhiri dan Aryoko Rumaropen semakin kokoh.
Komitmen dari para Ondofolo dan Khose ini menjadi pesan kuat bahwa suara rakyat Papua tak bisa dipisahkan dari suara adat, dan suara adat hari ini jelas: mereka berdiri di belakang Mari-Yo.
Laporan: M. Irfan

















