Gerbong Mutasi Polri di Papua: AKBP Umar Nasatekay Masuk Biro SDM

Dok ist/ Kapolres Jayapura AKBP. Umar Nasatekay Pimpin apel gelar pasukan operasi Zebra Cartenz 2024
banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | AKBP. Umar Nasatekay, S.IK

banner 325x300

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Mutasi besar-besaran di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali bergulir. Sejumlah perwira tinggi dan menengah yang bertugas di wilayah Papua resmi mengalami pergeseran jabatan.

Pergantian ini turut menyentuh posisi strategis di tingkat Polda hingga Polres. Salah satunya adalah AKBP Umar Nasatekay yang dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kepala Bagian Pembinaan Karier (Kabag Binkar) Biro SDM Polda Papua.

Sementara itu, jabatan Kapolres Jayapura kini resmi dipegang oleh AKBP Dionisius Vox Dei. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops Polres Mimika dan dikenal memiliki rekam jejak operasional yang cukup menonjol.

Selain itu, dua mantan Kapolres Mimika juga mendapat promosi penting. Kombes Pol Jerimias Rontini ditunjuk sebagai Kapolda Papua Tengah. Dengan jabatan baru ini, Rontini otomatis menyandang pangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol).

Sementara Brigjen Pol Alfred Papare yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Tengah kini bergeser menjadi Kapolda Papua Barat. Pergeseran tersebut membuat Alfred naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol).

Adapun Irjen Pol Johny Isir yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat kini dipromosikan ke Mabes Polri sebagai Kepala Divisi Humas Polri.

Baca juga: Turun Tangan! Bupati YW Pimpin Aksi Bersih-Bersih Dermaga Yahim

Perubahan jabatan juga terjadi di jajaran Wakapolda Papua. Kombes Pol Muhajir ditunjuk sebagai Wakapolda Papua, menggantikan Brigjen Pol Faizal Ramadani yang dimutasi menjadi Widyaiswara Tingkat I Lemdiklat Polri.

Tak hanya itu, Kombes Pol Victor Mackbon yang baru menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua kini mendapat penugasan baru sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Seluruh rangkaian mutasi ini tertuang dalam telegram Kapolri Nomor ST/143/I/KEP/2026. Mutasi dilakukan sebagai bagian dari upaya pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta penempatan personel sesuai kompetensi dan kebutuhan institusi.

Kebijakan ini juga menjadi bagian dari sistem reward and punishment untuk menjaga profesionalisme serta meningkatkan kinerja anggota Polri di berbagai wilayah penugasan.

Laporan: Redaksi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *