Foto: istimewa | Nampak penyerang Timnas Prancis, Michael Olise
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Timnas Prancis menerima kabar kurang menggembirakan menjelang laga perempat final Piala Dunia FIFA 2026 melawan Maroko. Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi menolak banding Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) terkait kartu kuning yang diterima Michael Olise pada babak 16 besar.
Prancis dijadwalkan menghadapi Maroko pada Kamis di Stadion Gillette, Boston, Amerika Serikat, dalam pertandingan pembuka babak delapan besar.
Menurut laporan Radio Monte Carlo, FIFA memutuskan untuk tetap memberlakukan kartu kuning yang diterima Olise saat Les Bleus mengalahkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar. Keputusan tersebut membuat winger andalan Prancis itu berada dalam ancaman akumulasi kartu.
Olise menerima kartu kuning pada menit ke-90 setelah terlibat duel dengan pemain Paraguay, Matias Galarza. Dalam insiden tersebut, ia menarik jersey lawannya sebelum Galarza terjatuh sambil memegangi wajah. Namun, tayangan ulang menunjukkan tidak ada kontak langsung ke bagian wajah.
Baca juga: Tembok Kokoh Les Bleus! Prancis Lolos dengan Clean Sheet, Maroko Jadi Ujian Berikutnya
FFF sempat mengajukan banding dengan harapan kartu kuning tersebut dibatalkan. Akan tetapi, FIFA menolak permohonan tersebut sehingga Olise tetap harus berhati-hati.
Jika kembali menerima kartu kuning saat menghadapi Maroko dan Prancis berhasil lolos ke semifinal, ia dipastikan absen pada laga berikutnya akibat akumulasi kartu.
Keputusan FIFA ini kembali memunculkan perdebatan, mengingat sebelumnya badan sepak bola dunia tersebut membatalkan skorsing otomatis terhadap penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, usai menerima kartu merah pada babak 32 besar melawan Bosnia.
Balogun tetap diizinkan tampil saat Amerika Serikat menghadapi Belgia di babak 16 besar meski mendapat protes dari Federasi Sepak Bola Belgia dan UEFA. Namun, kehadirannya tidak mampu menghindarkan Amerika Serikat dari kekalahan telak 1-4.
Laporan: Redaksi

















