Foto: istimewa | Tampak striker Belgia, Charles De Ketelaere, mencetak 2 gol untuk Redaksi Devil’s skaligus menahan keperkasaan tuan rumah AS 4-1.
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Belgia tampil perkasa dengan menghentikan langkah Amerika Serikat usai menang telak 4-1 pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Seattle Stadium, Selasa (7/7/2026).
Kemenangan ini mengantarkan Red Devils ke perempat final sekaligus mengakhiri harapan tuan rumah untuk melangkah lebih jauh di hadapan pendukungnya sendiri.
Charles De Ketelaere menjadi bintang lapangan setelah mencetak dua gol pada babak pertama, masing-masing pada menit ke-9 dan ke-33. Dua gol lainnya disumbangkan Hans Vanaken pada menit ke-57 serta Romelu Lukaku di masa injury time (90+3). Satu-satunya gol Amerika Serikat dicetak Malik Tillman pada menit ke-31.
Hasil ini membuat Belgia menjadi lawan Spanyol di babak delapan besar setelah La Roja lebih dulu menyingkirkan Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo. Sementara itu, Amerika Serikat menjadi tuan rumah bersama terakhir yang harus angkat koper setelah Kanada dan Meksiko lebih dahulu tersingkir di fase 16 besar.
Sejak peluit awal dibunyikan, Belgia langsung tampil agresif. Timothy Castagne hampir membuka keunggulan lebih cepat melalui tendangan jarak jauh yang masih mampu ditepis kiper Matt Freese. Tekanan terus berlanjut hingga akhirnya membuahkan hasil ketika Leandro Trossard mengirim umpan matang yang diteruskan Nicolas Raskin kepada Charles De Ketelaere untuk mengoyak gawang Amerika Serikat.
Amerika Serikat sempat menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Malik Tillman yang berubah arah sehingga mengecoh Thibaut Courtois pada menit ke-31. Namun kegembiraan tuan rumah hanya berlangsung kurang dari dua menit.

Baca juga: Bermain dengan 10 Pemain, Inggris Bungkam Meksiko dan Lolos ke Perempat Final
Berawal dari umpan silang Trossard dari sisi kiri, De Ketelaere kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan akurat yang membawa Belgia kembali unggul 2-1 sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, kesalahan fatal lini belakang Amerika Serikat semakin mempermudah langkah Belgia. Kiper Matt Freese gagal menghalau bola saat keluar dari sarangnya. Situasi itu dimanfaatkan De Ketelaere yang merebut bola sebelum Hans Vanaken melepaskan tembakan ke gawang kosong untuk memperbesar keunggulan menjadi 3-1.
Amerika Serikat berusaha bangkit pada penghujung pertandingan. Sebastian Berhalter nyaris memperkecil ketertinggalan, sementara Folarin Balogun dua kali digagalkan aksi gemilang Courtois. Namun, Belgia justru menutup pesta kemenangan melalui aksi individu Romelu Lukaku yang menaklukkan Freese pada masa injury time.
Kemenangan ini juga menjadi catatan istimewa bagi Lukaku yang untuk pertama kalinya mampu mencetak gol dalam tiga pertandingan Piala Dunia FIFA secara beruntun sepanjang kariernya.
Baca juga: Haaland Menggila! Norwegia Singkirkan Brasil, Ukir Sejarah Lolos ke Perempat Final Piala Dunia
Pelatih Belgia, Rudi Garcia, mengaku bangga dengan performa anak asuhnya dan mendedikasikan kemenangan tersebut kepada para pendukung yang setia memberikan dukungan.
“Kepada semua yang rela bangun di tengah malam untuk mendukung kami, saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Mereka pantas merasa bahagia dan bangga terhadap para pemain hari ini. Kami telah menunjukkan bahwa Belgia adalah negara besar dalam dunia sepak bola,” ujar Garcia.
Sementara itu, pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, mengakui keunggulan Belgia dan menyebut timnya harus belajar dari kekalahan tersebut.
“Pertandingan ini benar-benar sulit sejak awal. Kami mengucapkan selamat kepada Belgia karena mereka memang lebih baik. Hari ini bukan hari kami. Kami harus mengevaluasi pertandingan ini dan memahami mengapa kami tidak mampu bermain seperti pada laga-laga sebelumnya di Piala Dunia,” kata Pochettino.
Hasil Pertandingan Amerika Serikat 1-4 Belgia
Pencetak Gol: Amerika Serikat: Tillman (31) Belgia: De Ketelaere (9, 33), Vanaken (57), Lukaku (90+3).
Laporan: Redaksi

















