Foto: istimewa / Nampak jajaran Kodim 1702 gelar jam komandan oleh Dandim
Wamena, Jurnal Mamberamo Foja – Usai libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, jajaran Kodim 1702/Jayawijaya langsung tancap gas dalam menyambut kembali rutinitas tugas.
Hal ini ditandai dengan digelarnya kegiatan Jam Komandan oleh Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Arh Reza Ch. A. Mamoribo, S.E., M.Han., Senin (07/04/2025), yang dilakukan secara langsung di lapangan Makodim dan serentak melalui video conference ke seluruh Koramil jajaran.
Namun, lebih dari sekadar rutinitas apel pasca-libur, kegiatan ini menjadi ruang penting untuk menanamkan kembali nilai-nilai disiplin, semangat pengabdian, serta refleksi terhadap tantangan sosial dan keamanan di wilayah Pegunungan Tengah Papua.
Dalam arahannya, Dandim menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada personel Muslim, sekaligus mendorong semua anggota untuk kembali memusatkan energi dan loyalitas dalam menjalankan peran sebagai pelindung rakyat di wilayah yang sarat dinamika.
“Libur telah usai, kini kita kembali mengemban tanggung jawab sebagai prajurit. Wilayah kita memiliki tantangan khas, dan itu menuntut kita untuk selalu siap secara fisik, mental, dan moral,” ujar Dandim.
Wilayah Kodim 1702/Jayawijaya yang membentang di dataran tinggi Papua memang bukan tanpa tantangan. Medan berat, kondisi sosial yang beragam, serta dinamika keamanan yang kerap fluktuatif menuntut kesiapan ekstra dari setiap prajurit TNI.
Oleh karena itu, penekanan pada soliditas internal, loyalitas kepada bangsa dan rakyat, serta kesiapsiagaan satuan bukanlah formalitas, melainkan bagian dari strategi membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat.
Jam Komandan kali ini juga diakhiri dengan kegiatan Halal Bihalal, mempererat tali silaturahmi antar personel. Hal ini menguatkan ikatan emosional dalam satuan sebagai bekal penting dalam menghadapi tantangan bersama.
Momentum ini tidak hanya menandai kembalinya aktivitas dinas, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi moral dan spiritual, mengingatkan seluruh jajaran bahwa pengabdian kepada negara juga memerlukan hati yang bersih dan semangat kebersamaan.
Laporan: Sony RM / Kodim 1702

















