Dukungan NDS Anggota DPRK Jayapura bagi OSIS: Pendidikan Bukan Hanya Tugas Sekolah

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan / Nampak Anggota DPRK Jayapura Natalia Desi Sulle bersama kepala SMP YPPK Bona Ventura Sentani, para guru dan siswa/i pengurus OSIS, (25/3).

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Pelantikan pengurus OSIS SMP YPPK Bona Ventura Sentani pada Selasa, 25 Maret 2025, menjadi momentum penting dalam membangun karakter kepemimpinan siswa sejak dini.

banner 325x300

Acara ini tidak hanya menjadi seremoni pergantian kepengurusan, tetapi juga ajang pembelajaran bagi para siswa dalam berorganisasi dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekolah.

Anggota DPRK Jayapura, Natalia Desi Sulle (NDS), turut hadir dalam acara tersebut dan menekankan pentingnya OSIS sebagai wadah pembelajaran kepemimpinan.

“Organisasi itu hidup jika pengurusnya aktif. Sebaliknya, jika pengurusnya vakum, maka organisasi tidak akan berjalan dengan baik,” ujarnya, memberikan motivasi kepada para pengurus baru.

Menurut NDS, keterlibatan siswa dalam OSIS bukan sekadar formalitas, tetapi kesempatan untuk mengembangkan berbagai keterampilan, seperti kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama tim.

“Saya berharap pengurus OSIS ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan menjadi contoh bagi siswa lainnya,” tambahnya.

Kepala SMP YPPK Bona Ventura Sentani, Indra Muliawan, S.Pd., juga menegaskan peran OSIS dalam membentuk karakter siswa.

“Kami dari pihak sekolah akan terus membimbing para pengurus OSIS agar mereka memahami dengan baik bagaimana menjalankan organisasi,” katanya.

Pelantikan OSIS ini mencerminkan pentingnya sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam membentuk generasi muda yang bertanggung jawab.

Kehadiran legislator seperti NDS menunjukkan bahwa dukungan terhadap pendidikan tidak hanya datang dari lingkungan sekolah, tetapi juga dari pemangku kebijakan yang peduli terhadap masa depan anak bangsa.


Melalui OSIS, siswa diharapkan dapat belajar menjadi pemimpin, bukan hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di masyarakat.

Dengan demikian, organisasi ini bukan sekadar simbol, melainkan sarana nyata untuk menumbuhkan nilai-nilai kepemimpinan dan integritas sejak dini.

Laporan: Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *