Foto: istimewa / Nampak Calon Gub Nomor urut 02, Mathius Derek Fakhiri dan Aryoko Rumaropen bersama ketua DPD Gerindra Papua, Ibu Yanni dan pengurus partai lainnya. Sabtu (03/05)
Jayapura, Jurnal Mamberamo Foja – DPD Partai Gerindra Provinsi Papua menyatakan dukungan penuh kepada pasangan Matius Derek Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Mari-Yo) sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Papua dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua, 6 Agustus 2025.
Deklarasi dukungan itu diumumkan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Gerindra Papua di Jayapura, Sabtu (3/5). Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni, menegaskan bahwa dukungan terhadap pasangan Mari-Yo merupakan sikap resmi partai yang sejalan dengan arahan DPP.
“Gerindra Papua berdiri tegak lurus. Kami mendukung sepenuhnya Pak Matius Fakhiri dan Pak Aryoko sebagai calon pemimpin Papua yang visioner dan berintegritas,” tegas Yanni.
Menurut Yanni, Gerindra melihat pasangan ini sebagai figur yang mampu membawa Papua ke arah yang lebih cerdas, sejahtera, dan selaras dengan semangat kebangsaan. Ia juga menegaskan bahwa dukungan ini adalah bentuk komitmen struktural partai dari pusat hingga daerah.
“Kami siap menggalang kekuatan rakyat, terutama generasi muda Papua, untuk memastikan kemenangan Mari-Yo di PSU nanti,” ujarnya.
Yanni mengungkapkan bahwa sejak pertengahan 2023, dirinya telah menyatakan dukungan kepada Matius Fakhiri secara pribadi, bahkan sebelum restu DPP turun. Ia menyebut Fakhiri sebagai figur pertama yang didekati Gerindra untuk Pilgub Papua.
“Waktu itu belum ada keputusan DPP. Tapi saya yakin, dan Gerindra yakin, beliau orang yang tepat,” katanya.
Sementara itu, Matius Fakhiri mengapresiasi langkah cepat dan konsisten Gerindra. Ia mengenang saat awal pertemuan dengan Yanni dan pengurus Gerindra Papua, di mana telah terbangun komitmen bersama.
“Saya percaya, Gerindra bukan sekadar datang untuk formalitas. Komitmennya tulus, dan itu yang membuat saya percaya diri melangkah,” kata Fakhiri.
Dengan dukungan resmi dari Partai Gerindra, pasangan Mari-Yo kini mengantongi kekuatan politik strategis dalam kontestasi ulang Pilgub Papua 2025.
Laporan: Irfan

















