Foto: Irfan / Nampak Wakil Bupati Jayapura Haris Yocku saat diwawancarai awak media usai mediasi Mapolres, (8/4).
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja — Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama Kepolisian Resor Jayapura memfasilitasi proses mediasi untuk menyelesaikan pertikaian antara dua kelompok warga di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur.
Mediasi berlangsung di Mapolres Jayapura, Doyo Baru, Distrik Waibhu, Selasa (8/4/2025), dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, didampingi Kapolsek Sentani Timur Iptu Susan Tecuari.
Pertemuan ini dihadiri perwakilan dari kedua kubu yang bertikai, serta sejumlah pihak terkait. Dalam suasana yang terbuka dan penuh kehati-hatian, mediasi menjadi ruang dialog untuk membangun kembali rasa saling pengertian di antara warga.
Wakil Bupati Haris Yocku menegaskan bahwa langkah mediasi ini merupakan upaya cepat pemerintah daerah bersama aparat keamanan untuk meredam konflik serta menjaga rasa aman dan keadilan bagi seluruh masyarakat.
“Begitu mengetahui kejadian tersebut, saya langsung berkoordinasi dengan Kapolres untuk segera mengadakan mediasi. Walau sempat tertunda karena satu dan lain hal, puji Tuhan hari ini mediasi bisa terlaksana,” ujar Haris kepada wartawan usai kegiatan.
Ia mengapresiasi keterlibatan semua pihak dalam proses penyelesaian konflik secara damai dan menyampaikan bahwa masing-masing kelompok telah sepakat untuk berdamai. Surat pernyataan perdamaian pun tengah disusun oleh pihak kepolisian sebagai dokumen resmi hasil mediasi.
“Saya datang bukan hanya sebagai pimpinan daerah, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ingin melihat warganya hidup rukun. Setiap pihak kini menyadari bahwa pertikaian itu tidak membawa manfaat. Yang dibutuhkan adalah rekonsiliasi dan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati Haris menyampaikan pesan dari Bupati Jayapura, Yunus Wonda, yang menekankan pentingnya menyelesaikan konflik dengan cara-cara yang adil dan bermartabat, mengingat seluruh pihak yang terlibat merupakan warga daerah yang harus dijaga dan dilindungi bersama.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Jayapura untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif, terutama menjelang perayaan Paskah dan masa Minggu Sengsara yang tengah berlangsung.
“Situasi damai adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita rawat kedamaian di Kabupaten Jayapura dengan saling menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan,” imbau Wabup Haris.
Kolaborasi antara pemerintah dan kepolisian ini menjadi contoh nyata pentingnya penyelesaian konflik secara dialogis dan damai, tanpa kekerasan.
Laporan: Irfan

















