Disbudpar dukung peningkatan 10 sanggar kesenian Jayapura dengan bantuan Rp100 juta

Dok ist/ Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura Ted Y Mokay saat memberikan dana bantuan pembinaan secara simbolis kepada 10 sanggar kesenian daerah setempat pada Rabu.
banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Dok ist/ Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura Ted Y Mokay saat memberikan dana bantuan pembinaan secara simbolis kepada 10 sanggar kesenian daerah setempat pada Rabu.

Jurnal Mamberamo Foja, Sentani – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Jayapura mendukung peningkatan 10 sanggar kesenian setempat dengan bantuan Rp100 juta.

banner 325x300

Kepala Dinas Kebudadan Pariwisata Kabupaten Jayapura Ted Y Mokay menutup pelatihan peningkatan SDM seluruh pimpinan grup dan sanggar kesenian tradisional daerah setempat, Rabu.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura Ted Y Mokay di Sentani, Rabu mengatakan dukungan anggaran Rp10 juta setiap sanggar untuk memotifasi mereka untuk produktif menghasilkan karya-karya seni luar biasa.

“Kami sangat berharap grup dan sanggar kesenian di setiap kampung untuk lebih hidup untuk mempertahankan nilai-nilai warisan budaya untuk generasi selanjutnya,” katanya.

Menurut Mokay, bantuan ini tidak seberapa nilainya kalau dibandingkan dengan kontribusi grup dan sanggar kesenian di kampung dalam menjaga nilai-nilai budaya.

“Kami sebagai pemerintah harus menyampaikan terima kasih kepada grup dan sanggar seni, karena nilai-nilai budaya seperti tarian, bahaya, ukuran dapat terjaga hingga saat ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan grup dan sanggar kesenian harus terus hidup guna menjaga nilai-nilai budaya dari sembilan wilayah adat di Kabupaten Jayapura.

“Dengan terus dilestarikan maka generasi selanjutnya akan tetap mengerahui jati dirinya, budayanya melalui tarian, ukiran dan bahasa,” katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura Fred Modouw mengatakan sangat bersyukur pelatihan ini berjalan baik selama tiga hari 26-28 Agustus 2024.

“Dalam kegiatan yang dilakukan dalam metode diskusi bersama narasumber dari ISBI dan dewan kesenian Papua banyak hal yang diperoleh dalam rangka peningkatan kapasitas grup dan sanggar di setiap kampung Kabupaten Jayapura,” ujarnya.

Dia berharap setelah kembali dari kegiatan ini ada hal baru yang dapat dikembangkan di grup dan sanggar dalam peningkatan kapasitas sehingga mampu menjaga dan memperoleh hasil kesenian yang bermutu.

“Kami sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) teknis ingin supaya grup dan sanggar terus ada dalam menjaga nilai-nilai budaya orang Jayapura melalui tarian tradisional, kolosal dan kontemporer,” katanya

Sepuluh grup dan sanggar yang mendapatkan bantuan diantaranya Sanggar Asatouw, Feuw Hena Imea, Robongholo, Hinabu, Bhulakoy, Suare Nung, Tendu Debu, Yonoknoh Manaya, Frakha Faa, Reimai. (Fan)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *