Tutup Konferensi V GKII Sinode Papua, Bupati Yunus Wonda: Gereja Mitra Strategis Selamatkan Generasi Muda

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Tampak Bupati Jayapura, Dr Yunus Wonda, S.H., M.H., bersama Ketua Sinode terpilih GKII Pdt. Otniel Kaway, M.Th., dan jajaran pengurus Gereja lainnya usai penutupan kegiatan Konferensi V Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Sinode Papua, yang berlangsung di Ballroom Lantai 6, Hotel Horison Sentani, Jumat, (17/7). 

Sentani, jurnalmamberarmofoja.com – Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., secara resmi menutup Konferensi V Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Sinode Papua yang berlangsung di Ballroom Lantai 6 Hotel Horison Sentani, Jumat (17/7). Penutupan konferensi yang mengusung tema “Growing Together” itu dirangkaikan dengan pelantikan pengurus GKII Sinode Papua masa bakti 2026–2031.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Yunus Wonda menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan konferensi yang berlangsung sejak 14 Juli 2026. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan hingga menghasilkan kepemimpinan baru bagi GKII Sinode Papua.

“Kami bersyukur seluruh proses konferensi berjalan dengan baik hingga terpilih dan dilantiknya Ketua Sinode Papua beserta seluruh jajaran pengurus yang baru. Atas nama Pemerintah Kabupaten Jayapura, saya mengucapkan selamat kepada Pdt. Otniel Kaway yang dipercaya memimpin GKII Sinode Papua periode 2026–2031,” ujar Yunus Wonda.

Bupati menegaskan bahwa gereja merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah, terutama dalam membentuk karakter, mental, dan spiritual masyarakat.

Ia bahkan mengingatkan bahwa dalam kehidupan masyarakat Papua, posisi adat, gereja, dan pemerintah merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

“Adat adalah fondasi pertama, kemudian gereja, dan setelah itu pemerintah. Ketiganya harus berjalan berdampingan dalam membangun Papua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan gereja dan lembaga adat,” tegasnya.

 Dr. Yunus Wonda, SH., MH
Nampak Dr. Yunus Wonda, SH., MH., Sambutan

Yunus Wonda juga mengajak seluruh gereja untuk lebih fokus menyelamatkan generasi muda dari berbagai persoalan sosial yang kini semakin mengkhawatirkan, seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan pergaulan bebas.

Baca juga: Konfrensi V GKII Papua Tetapkan Pdt. Otniel Kaway sebagai Ketua Sinode Baru

Menurutnya, Kabupaten Jayapura saat ini menghadapi tantangan serius terkait penyalahgunaan narkoba sehingga dibutuhkan peran aktif gereja dalam membina kehidupan rohani generasi muda.

“Pemerintah tentu bekerja melalui berbagai program. Namun pembentukan mental dan spiritual anak-anak kita adalah tugas besar gereja. Mari kita bersama-sama menyelamatkan generasi muda agar tidak kehilangan masa depan akibat narkoba, miras maupun pergaulan bebas,” katanya.

Pdt. Otniel Kaway, M.Th., Ketua Sinode GKII terpilih
Pdt. Otniel Kaway, M.Th., Ketua Sinode GKII terpilih

Sementara itu, Ketua GKII Sinode Papua yang baru dilantik, Pdt. Otniel Kaway, M.Th., menegaskan komitmen gereja untuk terus menghadirkan Injil sebagai jawaban atas berbagai tantangan zaman.

Ia menyebut persoalan ekonomi, kerusakan lingkungan, krisis moral, hingga dampak revolusi digital menjadi tantangan nyata yang harus direspons gereja secara bijaksana.

Mengutip Roma 1:16, Pdt. Otniel menegaskan bahwa Injil adalah kuasa Allah yang membawa keselamatan bagi semua orang. “Dengan memberitakan Injil, kita ingin menyelamatkan lebih banyak keluarga Kristen, membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik, sekaligus ikut menjaga kelestarian ciptaan Tuhan,” ujarnya.

Penutupan Konferensi V GKII Sinode Papua menjadi tonggak baru bagi kepengurusan yang baru untuk memperkuat pelayanan gereja sekaligus membangun sinergi bersama pemerintah dan lembaga adat dalam mewujudkan masyarakat Papua yang beriman, sejahtera, dan berdaya saing.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *