Foto: Irfan | Nampak Wakil Gubernur Papua, Dr. Aryoko Rumaropen, M.Eng., didampingi Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, MH., dan sejumlah pejabat Forkopimda Papua, serta panitia pelaksana ketika membuka secara resmi pelaksanaan MTQ ke-XXXI tingkat Provinsi Papua tahun 1448 Hijriah-2026 Masehi, di Pelataran Parkir Masjid Agung Al Aqsha, Selasa (14/7) malam.
Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Papua Tahun 1448 Hijriah/2026 Masehi resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, di Pelataran Parkir Masjid Agung Al Aqsha, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (14/7/2026) malam.
Sebagai tuan rumah penyelenggaraan, Bupati Jayapura Yunus Wonda menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Papua kepada Kabupaten Jayapura untuk menggelar ajang keagamaan terbesar tersebut. Ia menyambut hangat seluruh kafilah dari kabupaten dan kota se-Papua yang hadir mengikuti MTQ.
Menurut Yunus Wonda, penyelenggaraan MTQ bukan sekadar kompetisi membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana memperkuat pembinaan karakter serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penghayatan nilai-nilai Al-Qur’an.
Ia menegaskan, Kabupaten Jayapura menjunjung tinggi semangat persatuan di tengah keberagaman. Visi daerah, “Kasih Mempersatukan Perbedaan,” menjadi landasan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis tanpa membedakan suku, agama, maupun ras.
“Di Kabupaten Jayapura tidak ada lagi perbedaan. Semua adalah anak bangsa yang memiliki hak yang sama untuk hidup berdampingan dalam damai dan saling menghormati,” ujar Yunus Wonda.
Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qurani yang Adaptif di Era Digital Merajut Keberagaman Menuju Papua Cerdas, Sejahtera dan Harmoni,” Bupati berharap MTQ mampu melahirkan generasi Qurani yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keimanan dan akhlak.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua, Bank Papua, Forkopimda Papua, LPTQ Provinsi Papua, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ di Kabupaten Jayapura.

Baca juga: 58 Dewan Hakim MTQ Papua Dilantik, Sekda Jayapura Ingatkan Penilaian Harus Adil dan Profesional
Sementara itu, sambutan Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri, SIK.,MH., yang dibacakan Wakil Gubernur Dr. Aryoko Rumaropen, M.Eng., menegaskan bahwa MTQ ke-XXXI menjadi momentum penting dalam membangun generasi Qurani sekaligus mendukung terwujudnya visi Papua CERAH (Papua Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni).
Menurut Aryoko, pembangunan Papua tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan mental, spiritual, dan karakter masyarakat. Nilai-nilai Al-Qur’an, katanya, mengajarkan keimanan, persaudaraan, toleransi, dan kedamaian yang menjadi fondasi menjaga harmoni di Tanah Papua.
“MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga wadah pembinaan karakter umat serta penguatan nilai-nilai spiritual dalam pembangunan daerah,” katanya.

Ketua Panitia MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi Papua, Dr. Yusuf Yambe Yabdi, MT., melaporkan bahwa kegiatan berlangsung pada 13–18 Juli 2026 dan diikuti 322 peserta dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Papua. Sebanyak 58 dewan hakim akan menilai seluruh cabang perlombaan, sementara Kabupaten Supiori belum dapat mengirimkan kafilah pada pelaksanaan tahun ini.
Yusuf yang juga menjabat Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura mengatakan, MTQ kali ini menjadi ajang seleksi untuk menentukan qari, qariah, hafiz, hafizah, serta peserta terbaik yang akan mewakili Provinsi Papua pada MTQ tingkat nasional.
Seluruh rangkaian perlombaan dipusatkan di sejumlah lokasi di Kabupaten Jayapura, di antaranya Masjid Agung Al Aqsha Sentani, Yayasan Insan Cendekia di Distrik Waibu, SD YPKP 2 Sentani, dan Aula ITBKPP Sentani.
Pembukaan MTQ turut dihadiri Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen, Bupati Jayapura Yunus Wonda, para kepala daerah se-Provinsi Papua, jajaran Forkopimda Papua, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua Klemens Taran, Ketua LPTQ Provinsi Papua H. Umar Ugar, Ketua LPTQ Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, pimpinan Bank Papua selaku sponsor utama, para tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan hakim, serta seluruh kafilah peserta.
Laporan: M. Irfan

















