Foto: istimewa | Tampak bantuan Kursi, Bola, gitas dan fasilitas lainnya turut di serahkan saat Yan Mandenas, S.Sos.,M.Si., berkunjung ke Lapas Kelas II B Serui, Kepulauan Yapen, Senin (29/6).
Serui, jurnalmamberamofoja.com – Komitmen untuk mendukung pembinaan warga binaan kembali ditunjukkan Anggota DPR RI, Yan Permenas Mandenas, S.Sos., M.Si., melalui kunjungan kasih ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Senin (29/6).
Dalam kunjungan tersebut, Yan Mandenas menyerahkan sejumlah bantuan sebagai tindak lanjut atas aspirasi yang sebelumnya disampaikan langsung oleh para warga binaan.
Berbagai bantuan yang disalurkan difokuskan untuk menunjang pembinaan kerohanian, peningkatan sarana olahraga, serta pengembangan bakat dan kreativitas warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
Salah satu aspirasi yang menjadi perhatian utama adalah permintaan penambahan kursi untuk gereja di dalam lingkungan Lapas. Selama ini, tingginya antusiasme warga binaan mengikuti ibadah rutin membuat jumlah kursi yang tersedia tidak lagi mencukupi sehingga sebagian jemaat terpaksa berdiri selama mengikuti kebaktian.
Mendengar langsung kebutuhan tersebut, Yan Mandenas segera menginstruksikan stafnya untuk membeli dan menyerahkan kursi sebelum rangkaian kunjungannya berakhir. Respons cepat itu disambut antusias oleh warga binaan yang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Bantuan kursi kemudian diserahkan kepada pihak Lapas untuk digunakan dalam setiap kegiatan ibadah.
Menurut Yan Mandenas, pemenuhan fasilitas ibadah merupakan bagian penting dalam mendukung pembinaan mental dan spiritual warga binaan agar mereka memiliki semangat untuk memperbaiki diri selama menjalani masa hukuman.
Selain sarana ibadah, Yan Mandenas juga menyalurkan bantuan berupa semen dan pasir guna memperbaiki lapangan olahraga yang selama ini digunakan warga binaan untuk bermain sepak bola dan bola voli. Berdasarkan hasil kunjungan sebelumnya, kondisi lapangan dinilai sudah rusak sehingga membutuhkan perbaikan agar dapat kembali dimanfaatkan secara maksimal.
Perbaikan fasilitas olahraga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas fisik warga binaan sekaligus memperkuat kebersamaan, disiplin, dan semangat positif selama mengikuti program pembinaan di dalam Lapas.
Tak hanya itu, perhatian juga diberikan terhadap pengembangan potensi seni. Sejumlah alat musik berupa gitar dan ukulele turut diserahkan sebagai sarana hiburan sekaligus media bagi warga binaan untuk mengembangkan bakat di bidang musik.
Bantuan tersebut dinilai sejalan dengan karakter masyarakat Kepulauan Yapen yang dikenal memiliki kecintaan tinggi terhadap seni musik. Melalui fasilitas tersebut, warga binaan diharapkan dapat memanfaatkan waktu pembinaan dengan kegiatan yang produktif, kreatif, dan bernilai positif sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Yan Mandenas berharap seluruh bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata dalam mendukung proses pembinaan warga binaan, baik melalui peningkatan kualitas kegiatan keagamaan, olahraga, maupun pengembangan kreativitas.
“Kepedulian terhadap warga binaan merupakan bagian dari upaya membangun kembali semangat, karakter, dan kepercayaan diri mereka agar siap kembali menjadi pribadi yang lebih baik serta mampu berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa hukumannya,” ujarnya.
Laporan: Sony Rumainum

















