Foto: ist | Tampak Asisten Bidang Umum Setda Suzana Wanggai, S.Pd.,M.Soc.Sc., mewakili Gubernur bersama Ketua I PD ABKIN Papua Drs. Eqberth Kopeuw, juga sejumlah pengurus lainnya, usai pelantikan, Sabtu (13/6) di lt. 9, Kantor Gubernur Papua.
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan mental peserta didik melalui pelantikan Pengurus Daerah Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) Papua Masa Bakti 2025–2029 yang berlangsung di Lantai 9 Kantor Gubernur Papua, Sabtu (13/6/2026).
Gubernur Papua diwakili Asisten Bidang Umum Setda Papua, Suzana D. Wanggai, S.Pd., M.Soc.Sc., yang hadir sekaligus menyaksikan prosesi pelantikan pengurus baru organisasi profesi guru Bimbingan dan Konseling tersebut.
Dalam sambutannya, Suzana Wanggai menyam-paikan ucapan selamat kepada Ketua I PD ABKIN Papua, Drs. Eqberth Kopeuw, beserta seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah organisasi secara profesional dan penuh dedikasi dalam memberikan pelayanan bimbingan dan konseling bagi peserta didik di seluruh Papua.
Menurutnya, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, peran guru Bimbingan dan Konseling semakin penting. Selain membantu siswa menghadapi persoalan akademik, guru BK juga berperan dalam pendampingan sosial, psikologis, serta pembentukan karakter yang menjadi fondasi masa depan anak-anak Papua.
“Pemerintah Provinsi Papua memandang ABKIN memiliki kontribusi besar dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan inklusif. Melalui program pendampingan, edukasi, serta penguatan kapasitas tenaga konselor, ABKIN diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Baca juga: Gubernur Papua Lantik 16 Pejabat, Matius Fakhiri Warning ASN Jangan Hanya Duduk di Balik Meja
Sementara itu, Ketua I PD ABKIN Papua, Drs. Eqberth Kopeuw, mengungkapkan rasa syukurnya karena pelantikan pengurus akhirnya dapat terlaksana setelah sempat mengalami penundaan selama beberapa bulan.
“Syukur setelah sekian bulan tertunda, pelantikan ini akhirnya bisa dilaksanakan. Ada 40 pengurus yang dilantik dan kami akan melanjutkan program kerja kepengurusan sebelumnya dengan semangat dan kerja keras yang lebih baik,” kata Eqberth.
Ia menjelaskan, dengan wilayah Provinsi Papua yang kini terdiri dari delapan kabupaten dan satu kota, koordinasi organisasi menjadi lebih mudah dilakukan. Karena itu, seluruh pengurus ABKIN diharapkan dapat bersinergi sebagai satu kesatuan dalam membina dan mendidik generasi muda Papua.
Eqberth juga menyoroti masih minimnya jumlah guru Bimbingan dan Konseling di berbagai sekolah. Menurutnya, persoalan tersebut akan menjadi salah satu agenda penting yang dibahas dalam Konferensi Daerah (Konferda) ABKIN Papua mendatang.
“Kami akan menyampaikan kepada pemerintah bahwa masih banyak sekolah yang kekurangan guru BK. Bahkan sebagian besar guru BK yang ada saat ini adalah perempuan. Dengan kondisi geografis Papua yang cukup menantang, diperlukan penambahan tenaga guru BK agar pelayanan konseling dapat menjangkau seluruh peserta didik,” jelasnya.
Ia menegaskan, ABKIN Papua akan terus memperjuangkan penambahan formasi guru BK melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), sehingga kebutuhan tenaga konselor di sekolah dapat terpenuhi.
Pelantikan Pengurus ABKIN Papua Masa Bakti 2025–2029 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung kemajuan pendidikan di Papua.
Selain itu, ABKIN juga diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan layanan konseling yang membantu peserta didik menghadapi berbagai tantangan kehidupan secara positif dan produktif.
Pemerintah Provinsi Papua pun mengajak seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun generasi muda yang sehat secara mental, berkarakter kuat, dan siap menghadapi perkembangan zaman.
“Lewat kepengurusan yang baru ini, ABKIN Papua diharapkan semakin aktif berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia Papua yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Laporan: Sony Rumainum

















