Foto: Irfan | Tampak pengurus DPD II Golkar Kabupaten Jayapura, Ketua Jansen Monim, ST., MM., Sekretaris Nelvis Manobi dan Arius Sabono sebagai bendahara, kerika memberikan keterangan pers, usai dilantik, Selasa (2/6).
Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Jayapura yang baru dilantik, Jansen Monim, ST.,MM., menegaskan kesiapannya untuk segera bekerja dan menjalankan seluruh agenda strategis partai setelah resmi menerima mandat kepemimpinan periode 2026–2031.
Pelantikan pengurus DPD II Partai Golkar Kabupaten Jayapura berlangsung di Obhe Ondofolo Relauw Yahim, Kota Sentani, Selasa (2/6/2026) malam.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Papua yang juga Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Mathius D. Fakhiri, S.IK., M.H.
Dalam struktur kepengurusan yang baru, Jansen Monim, ST.,MM., dipercaya sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Jayapura, didampingi Nelvis K. Manobi sebagai Sekretaris dan Arius R. Sabono sebagai Bendahara.
Usai dilantik, Jansen menegaskan bahwa langkah pertama yang akan dilakukan adalah mempercepat pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) serta konsolidasi organisasi hingga ke tingkat distrik dan kampung.
“Kami siap melaksanakan seluruh tugas dan arahan dari DPD I Partai Golkar Papua. Dalam waktu dekat kami akan menggelar Rakerda dan melakukan konsolidasi organisasi sampai ke tingkat distrik dan kampung,” kata Jansen kepada wartawan.
Menurutnya, konsolidasi tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi tahapan verifikasi faktual partai politik yang akan datang. Karena itu, seluruh struktur kepengurusan harus segera diperkuat hingga ke akar rumput.
“Setelah pelantikan ini, kami akan fokus mempersiapkan verifikasi faktual. Struktur organisasi harus benar-benar siap karena itu menjadi salah satu syarat penting bagi partai dalam menghadapi tahapan politik berikutnya,” ujarnya.
Baca juga: Nahkodai Golkar Kota Jayapura, Abisai Rollo Tegaskan Politik Harus Hadir untuk Rakyat
Politisi senior Partai Golkar itu juga menegaskan bahwa kepengurusan yang baru telah memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan sebagaimana diatur dalam regulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Ia menyebutkan bahwa kuota perempuan di tubuh DPD II Partai Golkar Kabupaten Jayapura bahkan telah mencapai antara 30 hingga 40 persen.
“Ketentuan keterwakilan perempuan wajib dipenuhi.
Jika tidak mencapai 30 persen, maka konsekuensinya sangat serius. Karena itu, dalam kepengurusan yang baru kami telah memenuhi bahkan melampaui batas minimal yang dipersyaratkan,” jelasnya.
Jansen menargetkan dalam dua pekan ke depan seluruh agenda Musyawarah Distrik (Musdis) dapat mulai dijalankan sebagai bagian dari penguatan struktur partai menjelang proses pendaftaran dan verifikasi.
“Musdis harus segera kami laksanakan. Itu merupakan perintah organisasi yang wajib diselesaikan. Semua tahapan akan kami jalankan setelah pelantikan ini,” tegasnya.

Baca juga: Golkar Jayapura Berbenah, Jansen Monim Siapkan Struktur Ramping dan Produktif
Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Papua, Mathius D. Fakhiri, mengatakan bahwa pelantikan pengurus DPD II Partai Golkar di seluruh kabupaten dan kota se-Papua kini telah tuntas dilaksanakan.
Dengan selesainya proses tersebut, seluruh pengurus daerah diminta segera melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kampung bahkan Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Pelantikan seluruh ketua DPD II sudah selesai. Selanjutnya kami perintahkan seluruh pengurus kabupaten dan kota untuk melakukan konsolidasi sampai ke kampung-kampung, bahkan jika perlu sampai ke tingkat TPS,” tegas Fakhiri.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris DPD I Partai Golkar Papua Max Krey, Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., anggota Majelis Rakyat Papua (MRP), anggota DPR Papua Fraksi Golkar, pimpinan partai politik, unsur Forkopimda, serta berbagai tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Laporan: M. Irfan

















