Pelantikan Pejabat Pemkab Jayapura Diwarnai Teguran Keras Bupati Soal Serapan Anggaran

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan |Nampak Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH., MH., ketika melantik dan mengambil sumpah/janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Jayapura, di Aula lantai II Kantor Bupati, Selasa (26/5) pagi. 

Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Bupati Kabupaten Jayapura, Yunus Wonda, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, serta pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura, Selasa (26/5/2026) pagi.

banner 325x300

Prosesi pelantikan yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani itu berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pejabat daerah serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Jayapura.

Dalam sambutannya, Yunus Wonda menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik maupun yang kembali dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa pengisian jabatan dilakukan untuk menjawab kebutuhan organisasi pemerintahan sekaligus memperkuat pelayanan publik kepada masyarakat.

“Jabatan bukan hadiah, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, loyalitas, disiplin dan profesionalisme,” tegas Yunus Wonda di hadapan para pejabat yang dilantik.

Suasana jelang pelantikan di aula lantai II Kantor Bupati Jayapura
Suasana jelang pelantikan di aula lantai II Kantor Bupati Jayapura

Momentum pelantikan tersebut juga berlangsung menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Dalam kesempatan itu, Yunus Wonda turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha kepada umat Muslim di Kabupaten Jayapura.

Ia mengatakan, semangat pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial dalam Idul Adha harus menjadi dorongan bagi seluruh aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Usai pelantikan, Yunus Wonda dijadwalkan menuju Masjid Ar-Ridha di Kampung Benyom Jaya I, Distrik Nimbokrang, untuk menyerahkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Jayapura, kata dia, tahun ini menyalurkan bantuan sebanyak 75 ekor sapi kurban untuk 75 masjid di Kabupaten Jayapura sebagai bagian dari visi “Kasih Mempersatukan Perbedaan”.

Dalam arahannya, politisi partai Demokrat Papua ini juga memberi perhatian khusus kepada seluruh pimpinan OPD terkait rendahnya progres pelaksanaan program dan penyerapan anggaran yang hingga kini dinilai belum maksimal.

Foto bersama Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, MH., dan Wabup Haris Richard S. Yocku, SH., juga pimpinan DPRK, Asisten Setda, TNI-Polri juga Kepala BKPSDM usai pelantikan
Foto bersama Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, MH., dan Wabup Haris Richard S. Yocku, SH., juga Waket I DPRK, Piet Hariyanto Soyan, para Asisten Setda, TNI-Polri juga Plt. Kepala BKPSDM, Erni Kalem, SH., juga pejabat baru usai pelantikan. 

Baca juga: Yunus Wonda Lantik 7 Pejabat dan 2 Staf Khusus, Targetkan Reformasi Pelayanan Publik Pemkab Jayapura

Ia meminta seluruh kepala dinas segera mempercepat realisasi program kerja dan tidak menunda pelaksanaan kegiatan hingga akhir tahun anggaran.

“Kita sudah masuk bulan keenam, tetapi hampir semua kegiatan belum berjalan. Jangan sampai waktu habis begitu saja tanpa ada progres nyata,” ujarnya.

Bupati Jayapura itu bahkan melontarkan teguran keras kepada para pimpinan OPD agar segera bekerja lebih serius dan fokus menjalankan program yang telah direncanakan dalam APBD induk.

“Semua kepala dinas agar bangun dari tidurnya yang panjang. Tahun ini tinggal enam bulan lagi sebelum masuk APBD Perubahan. Kalau program di APBD induk tidak berjalan, maka jangan berharap ada tambahan anggaran di APBD Perubahan,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya dinilai dari administrasi yang baik, tetapi dari kemampuan menghadirkan program yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Karena itu, Yunus Wonda meminta seluruh pejabat yang baru dilantik bekerja cepat, tepat, terukur, transparan, dan akuntabel, serta mengutamakan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ia juga meminta Inspektorat mempercepat proses review kegiatan agar tidak ada hambatan administratif yang memperlambat pelaksanaan program pembangunan daerah.

“Mari kita bekerja dengan semangat baru, membangun budaya kerja yang cepat, responsif dan bertanggung jawab demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang semakin berkualitas di Kabupaten Jayapura,” pungkasnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *