Tak Terkalahkan di Liga 4, Persiker Keerom Persembahkan Gelar Juara untuk HUT ke-23

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Nampak Bupati Keerom Piter Gusbager bersama Pelatih Elly Aiboy, juga Pemain, official dan tim Persiker Keerom, di stadion Bas Youwe, Selasa (7/4). 

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Persiker Keerom resmi keluar sebagai juara Liga 4 zona Papua setelah menutup kompetisi dengan hasil imbang 1-1 melawan Nafri FC pada laga terakhir. Tambahan satu poin memastikan Persiker mengoleksi total 19 poin sekaligus mengunci posisi puncak klasemen.

banner 325x300

Ketua Umum Persiker Keerom yang juga Bupati Keerom, Piter Gusbarger, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menilai keberhasilan tim merupakan buah dari kerja keras kolektif seluruh elemen, mulai dari pemain hingga dukungan masyarakat.

“Ini hasil kerja keras pemain, pelatih, ofisial, manajemen, dan dukungan masyarakat Keerom. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas semua doa yang mengiringi perjalanan tim,” ujarnya.

Baca juga: Tahan Imbang Persiker Keerom, Nafri FC Jaga Peluang ke Liga 3

Persiker mencatatkan rekor impresif sepanjang kompetisi dengan tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan. Capaian ini sekaligus menorehkan sejarah baru, menjadikan Persiker sebagai tim pertama dari wilayah perbatasan yang berhasil menjuarai Liga 4 di tingkat Provinsi Papua.

Menurut Gusbarger, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa tim dari daerah pun mampu bersaing dan berprestasi dengan mengandalkan disiplin, kerja keras, dan fokus.

Dengan status juara, Persiker Keerom dipastikan melaju ke putaran nasional Liga 4 dan membuka peluang promosi ke Liga 3. Manajemen tim kini mulai mengalihkan fokus pada persiapan menghadapi kompetisi di tingkat nasional.

Tim dijadwalkan menjalani masa istirahat dan pemulihan sebelum kembali menggelar latihan rutin.
Selain itu, proses evaluasi juga telah dilakukan, termasuk rencana penambahan kekuatan skuad.

“Kami sudah siapkan sekitar lima pemain baru dari hasil scouting untuk memperkuat tim di putaran nasional,” kata Gusbarger.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Keerom turut menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sepak bola dengan menyiapkan rencana pembangunan stadion sebagai markas Persiker di masa depan.

Lebih dari sekadar prestasi olahraga, gelar juara ini dipersembahkan sebagai kado spesial bagi masyarakat Keerom yang akan merayakan hari ulang tahun ke-23 pada 12 April mendatang.

“Ini hadiah untuk masyarakat Keerom. Semoga menjadi kebanggaan bersama,” ujarnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *