Foto: istimewa | Tampak Kakanwil Kemenkum Anthonius Ayorbaba, SH., M.Si ketika menerima plakat penghargaan Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Senin (9/2).

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Prestasi membanggakan diraih Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Papua. Penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025 resmi diterima, ditandai dengan tibanya plakat penghargaan langsung dari Kementerian.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam apel rutin Senin (9/2/2026) yang dipimpin Kepala Kanwil Kemenkum Papua, Anthonius M. Ayorbaba, SH.,M.Si., dan dihadiri jajaran pejabat administrator serta aparatur sipil negara (ASN).
Apel diikuti 55 ASN dari total 80 pegawai. Hadir di antaranya Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Victor Lucky Maturbongs, Kabid Layanan AHU Mohammad Ilham, serta Komandan Apel JFT Ahli Madya Ruben K. Samay.
Dalam amanatnya, Kakanwil mengapresiasi kedisiplinan ASN yang hadir tepat waktu. Ia menegaskan, disiplin merupakan fondasi utama dalam membangun birokrasi yang berintegritas.
“Penghargaan WBK bukan sekadar simbol. Ini adalah hasil dari proses panjang, kerja kolektif, dan komitmen bersama untuk memberikan pelayanan publik yang bersih dan profesional,” tegas Ayorbaba.
Baca juga: Soroti Ketimpangan Perbatasan RI–PNG, Kakanwil Kemenkum Papua Hadiri Raker Panja Komisi II DPR RI
Sebagai bentuk penguatan identitas WBK, Kanwil Kemenkum Papua akan memesan pin WBK yang akan dibagikan kepada seluruh ASN. Pin tersebut nantinya wajib dikenakan sebagai bagian dari atribut dinas.
“Ini bukan hanya pengakuan, tapi juga pengingat tanggung jawab moral untuk menjaga integritas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kakanwil mengingatkan seluruh jajaran untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi penilaian Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tahun 2027. Tim terkait diminta segera mempelajari indikator dan aspek penting pembangunan zona integritas serta reformasi birokrasi.
Pada kesempatan yang sama, Ayorbaba juga menyinggung momentum Hari Pers Nasional. Ia menekankan pentingnya peran media dan kehumasan dalam menyampaikan kinerja positif institusi kepada publik.
Baca juga: Kakanwil Kemenkum Papua Ikut Sosialisasi KUHP Baru, Dorong Masyarakat Melek Hukum Nasional
“Kita punya tanggung jawab mengedukasi masyarakat melalui berbagai platform digital. Terima kasih kepada tim humas yang konsisten mempublikasikan capaian secara konstruktif,” katanya.
Menutup amanat, Kakanwil menyampaikan rencana keberangkatannya ke Yogyakarta untuk mengikuti agenda pembahasan KUHP dan KUHAP hingga Kamis. Ia berharap seluruh tugas kedinasan tetap berjalan optimal selama dirinya menjalankan tugas luar daerah.
Laporan: Sony Rumainum | rilis

















