Tragedi Nyaris Maut di Pantai Karadiri, Seluruh Penumpang Pesawat Selamat Berkat Aksi Warga

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Pesawat milik Maskapai Smart Aviation di Pantai Karadiri, Nabire, Selasa (27/1). 

banner 325x300

Nabire, jurnalmamberamofoja.com – Pesawat Cessna Caravan milik maskapai Smart Aviation dengan registrasi PK-SNS mengalami kecelakaan dan jatuh ke perairan dangkal Pantai Karadiri, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1/) sekitar pukul 12.00 WIT.

Beruntung, seluruh penumpang beserta pilot berhasil diselamatkan. Aksi heroik warga setempat yang dipimpin Niko Raiki menjadi kunci utama dalam proses evakuasi.

Niko Raiki, warga Kampung Karadiri, menjadi orang pertama yang menyadari insiden tersebut. Rumahnya yang berada hanya beberapa meter dari lokasi kejadian membuat ia langsung melihat pesawat jatuh ke laut.

“Saya kira pesawat mau ambil air. Tapi waktu saya lihat lagi ke laut, pesawat sudah tenggelam di depan,” ujar Niko dalam rekaman video yang kini viral di media sosial.

Melihat kondisi darurat, Niko bersama empat hingga lima warga serta karyawan di sekitar lokasi langsung berlari menuju pantai. Tanpa ragu, mereka berenang menembus arus deras untuk mencapai badan pesawat.

Pesawat yang berkapasitas delapan orang itu sempat terapung sebelum perlahan ditarik arus ke tengah laut. Untuk mencegah pesawat hanyut, Niko mengikatkan tali kecil di pinggangnya lalu berenang sejauh 15 hingga 20 meter menuju badan pesawat.

“Berenang sampai lidah mau putus. Arus kuat sekali, kami hanya pakai tali kecil,” ungkapnya.

Tak lama berselang, dua kendaraan bantuan dari Bandara Douw Aturure Nabire tiba di lokasi. Saat itu, pesawat berhasil ditahan agar tetap berada di perairan dangkal.

Pintu pesawat kemudian dibuka. Seluruh penumpang yang terdiri dari pilot, remaja, dan orang dewasa keluar satu per satu dengan bantuan warga.

“Penumpang kami tuntun dan dorong naik ke badan pesawat dulu. Setelah semua aman, baru pesawat kami tarik ke pinggir dermaga,” jelas Niko.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang dinyatakan selamat dan tidak mengalami luka serius. Namun, barang bawaan penumpang dilaporkan berantakan dan sebagian hilang akibat benturan dan terjangan air.

Berdasarkan keterangan saksi, pesawat diketahui baru saja lepas landas dari Bandara Nabire dengan tujuan Kaimana sebelum mengalami gangguan.

“Baru naik dari bandara, tiba-tiba ada bunyi keras, lalu pesawat jatuh tak terkendali,” kata Niko.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Tim gabungan masih melakukan evakuasi badan pesawat dari lokasi kejadian.

Aksi heroik Niko Raiki bersama warga Kampung Karadiri menuai pujian luas dari masyarakat. Kisah keberanian ini menjadi potret solidaritas dan kepedulian warga Papua Tengah dalam menyelamatkan nyawa di tengah situasi darurat.

Laporan: Sony Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *