Puluhan Pegawai RSUD Abepura Demo, Tuntut Audit Keuangan hingga Pencopotan Direktur

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak tenaga kesehatan RSUD Abepura ketika menggelar aksi, Selasa (27/1).

banner 325x300

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Puluhan tenaga kesehatan (Nakes) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) RSUD Abepura menggelar aksi demonstrasi di halaman rumah sakit, Selasa (27/1/2026), menuntut penonaktifan Direktur RSUD Abepura, dr. Daisy C. Urbinas.

Aksi dimulai sekitar pukul 09.55 WIT dan berakhir pukul 11.50 WIT. Demonstrasi dipimpin oleh salah satu tenaga kesehatan RSUD Abepura, Ichwal Swara, dan diikuti sekitar 20 orang peserta aksi.

Massa aksi membentangkan spanduk di depan eks ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Abepura sambil menyuarakan sejumlah tuntutan yang dinilai mendesak.

Tuntutan pertama adalah meminta pemerintah daerah merealisasikan penonaktifan Direktur RSUD Abepura sebagaimana pernyataan Gubernur Papua saat inspeksi mendadak pada 7 November 2025.

Kedua, massa menuntut evaluasi dan penyesuaian tarif layanan rumah sakit yang dinilai terlalu mahal dan berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan RSUD Abepura.

Ketiga, para pendemo meminta dilakukan audit tata kelola sumber daya manusia, khususnya terkait perekrutan tenaga honorer dan penempatan pegawai yang diduga tidak sesuai dengan kompetensi.

Selain itu, massa juga mendesak audit menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran yang bersumber dari APBD maupun Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang dinilai belum transparan.

Tuntutan lainnya adalah pembayaran hak-hak tenaga kesehatan berupa jasa pelayanan yang hingga kini belum direalisasikan.

Baca juga: Angka Stunting Meningkat, Pemkab Jayapura Bergerak dengan Strategi Konvergensi

Dalam orasinya, Ichwal Swara menegaskan bahwa aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pelayanan kesehatan di RSUD Abepura.

“Hari ini kami berdiri di sini bukan untuk mencari sensasi. Kami peduli dengan rumah sakit ini, peduli dengan pelayanan kesehatan, dan peduli dengan masyarakat yang datang berobat dengan harapan bisa sembuh,” tegas Ichwal.

Aksi demonstrasi berlangsung tertib dengan pengamanan internal rumah sakit tanpa insiden.

Laporan: Sony Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *