Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Pria 36 Tahun di Sentani Timur

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak korban SL (36) masih tergeletak di parit di tikungan hati hilang, kampung Netar Distrik Sentani Timur, Kamis (25/9). 

banner 325x300

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Suasana pagi di Kampung Nendali, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, mendadak gempar setelah warga menemukan sesosok mayat pria tergeletak di parit pinggir Jalan Raya Sentani–Waena, Kamis (25/09).

Penemuan ini sontak membuat masyarakat setempat resah sekaligus bertanya-tanya, siapa pelaku di balik peristiwa berdarah tersebut.

Korban diketahui berinisial SL (36), warga Kelurahan Ardipura, Kota Jayapura. Menurut keterangan keluarga, sehari sebelum ditemukan meninggal, korban terakhir terlihat membeli rokok di kios dekat rumahnya pada Rabu (24/9) sekitar pukul 12.00 WIT. Namun sejak saat itu, ia tidak pernah kembali ke rumah hingga akhirnya ditemukan sudah tak bernyawa.

Baca juga: Kendaraan Terjun ke Jurang di Jalur Telaga Ria – Buper, Pengemudi Tewas di Tempat

Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K, melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H., menjelaskan kronologi penemuan jenazah.

“Sekitar pukul 07.30 WIT, seorang warga yang sedang membersihkan jalan melihat jasad korban dalam kondisi tergeletak di parit, lalu segera melaporkannya ke pihak Polsek Sentani Timur,” ungkapnya.

Mendapat laporan tersebut, tim identifikasi yang dipimpin Aipda Randy R. Romanov, S.H., bersama personel Reskrim Polres Jayapura bergerak cepat ke lokasi. Garis polisi dipasang, dokumentasi dilakukan, dan sejumlah barang bukti diamankan. Dari hasil olah TKP, polisi menemukan potongan kayu, sandal jepit, serpihan kaca, helm, serta jejak darah dan ban kendaraan.

Yang lebih mengejutkan, tubuh korban menunjukkan tanda-tanda kekerasan serius. Polisi mencatat adanya satu luka tusukan di pipi dan tiga tusukan di punggung, yang memperkuat dugaan bahwa korban tewas akibat tindak pidana pembunuhan.

Baca juga: Skandal Dana Desa Terbesar di Papua Pegunungan: 9 Pejabat dan Bankir Jadi Tersangka, Kerugian Ratusan Miliar

Seorang saksi mata mengaku sempat mendengar teriakan sekitar pukul 02.00 WIT saat listrik di sekitar lokasi padam. Dari jendela lantai dua rumahnya, ia melihat dua orang mencurigakan meninggalkan lokasi dengan sepeda motor menuju arah Abepura.

Selain nyawa korban, pelaku juga diduga membawa kabur satu unit motor dan sebuah telepon genggam milik korban. Polisi kini mendalami kasus ini, termasuk kemungkinan keterlibatan lebih dari dua orang dalam aksi tersebut.

“Korban sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum dan autopsi. Kami masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas serta motif pelaku,” tegas Kasat Reskrim AKP Alamsyah.

Polres Jayapura menegaskan kasus ini menjadi prioritas karena telah meresahkan masyarakat. Pihak kepolisian juga mengimbau warga yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait peristiwa ini agar segera melapor demi mempercepat proses pengungkapan.

Laporan: M. Irfan | rilis

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *