23 Rumah Sehat untuk OAP, Langkah Pemkab Jayapura Wujudkan Kesejahteraan

Spread the love

Dok perumahan

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Pemerintah Kabupaten Jayapura terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Orang Asli Papua (OAP).

Salah satu buktinya adalah pembangunan 23 unit rumah sehat yang dibiayai menggunakan dana otonomi khusus (Otsus) 2024.

Menurut Kepala Dinas Pertanahan, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Terry F. Ayomi, rumah-rumah tersebut dibangun untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

“Pembangunan ini memanfaatkan dana Otsus sebesar Rp18,14 miliar, yang juga dialokasikan untuk berbagai program pemberdayaan masyarakat di empat wilayah pembangunan,” ujarnya, Senin (9/12).

Rumah sehat yang dibangun memiliki beragam tipe, yaitu tipe 45, 23, dan 70. Pemilihan tipe disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat, sehingga memberikan fleksibilitas berdasarkan luas keluarga dan kondisi lingkungan.

Terry menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak-hak dasar OAP, khususnya dalam penyediaan hunian yang layak dan mendukung pola hidup sehat.

“Kami ingin memastikan setiap rumah yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat, agar manfaatnya bisa dirasakan maksimal,” jelasnya.

Dana Otsus: Lebih dari Sekadar Rumah
Selain pembangunan rumah, dana Otsus juga dialokasikan untuk program infrastruktur lain, seperti perbaikan jalan lingkungan di Distrik Sentani dan Yapsi, pembangunan pagar sekolah, serta restorasi masyarakat adat.

“Khusus untuk jalan lingkungan, kami fokus di tiga ruas utama di Distrik Sentani dan Yapsi. Infrastruktur ini penting untuk menunjang mobilitas masyarakat OAP dalam aktivitas sehari-hari,” tambah Terry.

Harapan untuk Masa Depan OAP
Dengan pembangunan ini, Pemkab Jayapura berharap kehadiran pemerintah dapat dirasakan lebih nyata oleh masyarakat Papua.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menerima manfaat fisik dari rumah atau infrastruktur yang dibangun, tetapi juga merasa diberdayakan dan diperhatikan hak-haknya,” kata Terry.

Langkah ini juga menjadi cerminan visi pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat adat Papua melalui pendekatan yang holistik dan berkelanjutan.

(Fan)

Related Posts

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST., M.Sos., di ruang kerjanya, di Sentani.  Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu…

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Spread the love

Spread the loveFoto: Irfan| Tampak Kakanwil Kemenag Papua Pdt. Klemens Taran, S.Ag., didampingi Wabup Jayapura Haris Richard S. Yocku, SH., bersama ka kemenag Jayapura, Steven Wonmaly, S.Sos., MAP dan ketua…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

“Kelompok Kriminal Berdasi” dan Delapan Benih Separatisme di Indonesia

“Kelompok Kriminal Berdasi” dan Delapan Benih Separatisme di Indonesia

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani