Sinergi Pemkab Jayapura dan WWF Indonesia, Sampah Jadi Perhatian Utama

Spread the love

Foto: Irfan / Penjabat Bupati Jayapura, Semuel Siriwa, bersama Kepala DLH Abdul Rahman Basri dan pimpinan WWF Indonesia

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura menggandeng Yayasan WWF Indonesia untuk mewujudkan pengelolaan sampah berkelanjutan.

Kolaborasi strategis ini tidak hanya bertujuan menangani limbah plastik, tetapi juga limbah organik demi mendukung pemulihan ekosistem di Kabupaten Jayapura, Papua.

Head of Forest and Wildlife for Papua Program WWF Indonesia, Wika A. Rumbiak, mengungkapkan bahwa program pengelolaan sampah berkelanjutan ini telah berjalan di beberapa kota besar sejak 2021, termasuk Jakarta, Bogor, Depok, Makassar, dan Denpasar. Kini, program tersebut berkembang ke wilayah baru seperti Kabupaten Jayapura dan Merauke, Papua Selatan, mulai akhir 2024.

“Program ini awalnya fokus pada pengurangan sampah plastik sebesar 30 persen yang masuk ke alam. Namun, untuk Jayapura dan Merauke, pendekatannya lebih luas dengan turut menangani limbah organik sesuai kebutuhan lokal,” ujar Wika di Sentani, Jumat (10/1/2025).

Sebagai bagian dari inisiatif ini, WWF Indonesia bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayapura untuk melakukan observasi lapangan, peningkatan kapasitas, dan pengumpulan data baseline.

“Baseline ini menjadi landasan ilmiah untuk mengukur keberhasilan program sekaligus pembelajaran bagi semua pihak,” tambahnya.

Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, mengapresiasi kolaborasi ini. Menurutnya, kerja sama dengan WWF Indonesia akan memperbaiki pengelolaan sampah di wilayahnya sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan memanfaatkan sampah.

“Melalui program ini, masyarakat dapat memahami jenis sampah yang bisa dimanfaatkan kembali dan mana yang tidak. Harapan kami, kerja sama ini dapat terus berlanjut hingga tahun 2025 demi mencerdaskan masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” jelas Abdul Rahman.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi model bagi wilayah lain, khususnya dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat sekaligus memulihkan ekosistem.

(Fan)

Related Posts

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST., M.Sos., di ruang kerjanya, di Sentani.  Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu…

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Spread the love

Spread the loveFoto: Irfan| Tampak Kakanwil Kemenag Papua Pdt. Klemens Taran, S.Ag., didampingi Wabup Jayapura Haris Richard S. Yocku, SH., bersama ka kemenag Jayapura, Steven Wonmaly, S.Sos., MAP dan ketua…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

“Kelompok Kriminal Berdasi” dan Delapan Benih Separatisme di Indonesia

“Kelompok Kriminal Berdasi” dan Delapan Benih Separatisme di Indonesia

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani