(CAPTION FOTO): Nampak Pj Bupati Jayapura Semuel Siriwa didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Khairul Lie dan sejumlah perwakilan Puskesmas dan Kepala OPD, ketika menabuh Tifa sebagai tanda dibukanya secara resmi melaunching RME pada 22 Puskesmas se- Kabupaten Jayapura, yang berlangsung di Ballroom Horison 6 Lantai III, Hotel HoreX, Kota Sentani, Senin, (7/10).
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura resmi meluncurkan sistem Rekam Medis Elektronik (RME) di 22 Puskesmas se-Kabupaten Jayapura. Acara peluncuran tersebut digelar di Ballroom Horison 6, Lantai 3, Hotel HoreX, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, pada Senin, 7 Oktober 2024.
Penjabat (Pj) Bupati Jayapura, Semuel Siriwa, hadir untuk meresmikan penggunaan RME secara resmi. Acara ini juga dihadiri oleh Direktur RSUD Youwari, Dr. Petronella Risamasu, para Kepala Puskesmas, serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura.
Dr. Makhyan Jibril, M.Sc., M.Blomed., MBA., Sp.JP., FIHA, selaku staf teknis komunikasi dan transformasi dari Kementerian Kesehatan RI, turut hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya peluncuran RME ini. “Kehadiran Bapak Ibu sekalian merupakan wujud komitmen kita bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Jayapura,” ujarnya.
Khairul Lie juga menjelaskan pentingnya penerapan RME di Kabupaten Jayapura, sesuai dengan kebijakan Kementerian Kesehatan melalui Permenkes Nomor 24 Tahun 2022. Penerapan RME ini bertujuan untuk mewujudkan layanan kesehatan yang lebih baik sekaligus meningkatkan kredibilitas fasilitas kesehatan.
“Kami berharap seluruh Puskesmas memahami pentingnya penerapan RME dan berkomitmen untuk mendukung pelaksanaannya. Dengan demikian, kita bersama-sama dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Jayapura,” jelas Khairul.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Semuel Siriwa menekankan pentingnya transformasi teknologi kesehatan di era digital ini, termasuk penerapan RME sebagai inovasi penting dalam industri kesehatan Indonesia. “Tujuan utama penerapan RME adalah untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, serta kualitas layanan kesehatan dengan pengelolaan informasi pasien yang terintegrasi melalui SATU SEHAT,” ujarnya.

Semuel Siriwa menambahkan bahwa penerapan teknologi ini diharapkan mampu mengatasi berbagai permasalahan dalam pelayanan kesehatan, seperti waktu tunggu yang lama, antrian panjang, hingga kesalahan dalam pengelolaan data pasien. Dengan adanya RME, pelayanan kepada pasien akan menjadi lebih efisien dan efektif, karena data dapat diakses dan diintegrasikan di seluruh layanan kesehatan.
“Saya sangat mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan yang telah berinovasi dalam digitalisasi pelayanan kesehatan. Saya mengajak semua pihak untuk terus melakukan inovasi dan mengikuti perkembangan teknologi demi memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” tutup Semuel Siriwa. (Fan)







