Foto: istimewa / Waket II DPRK Jayapura, Petrus Hamokwarong.
Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayapura menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari perpecahan di kalangan masyarakat pasca-pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024.
Wakil Ketua II DPRK Jayapura, Petrus Hamokwarong, dalam keterangannya di Sentani, Rabu (8/1), menyampaikan keprihatinannya atas maraknya komentar negatif di media sosial yang timbul akibat perbedaan pilihan politik.
Ia mengajak seluruh warga untuk mengesampingkan perbedaan demi membangun masa depan Kabupaten Jayapura yang lebih baik.
“Pilkada sudah usai, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pemenangnya. Kini saatnya kita bersatu untuk kemajuan Kabupaten Jayapura di berbagai sektor,” ujar Petrus.
Ia juga menyinggung proses hukum yang masih berlangsung, termasuk upaya beberapa calon yang membawa perkara hasil pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Namun, menurutnya, situasi ini tidak seharusnya mengganggu keamanan dan kerukunan masyarakat.
“Biarlah proses hukum berjalan di pusat (MK). Di daerah, kita harus tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menjunjung tinggi nilai kerukunan,” tegasnya.
Petrus meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang bersifat memecah belah.
Ia menegaskan pentingnya menanamkan narasi kebangsaan yang positif dan meninggalkan perbedaan yang terjadi selama tahapan pilkada.
“Tinggalkan perbedaan yang ada. Mari kita wujudkan Kabupaten Jayapura yang bermartabat dan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” ajaknya.
Imbauan ini, menurut Petrus, merupakan wujud tanggung jawab konstitusional DPRK Jayapura sebagai perwakilan masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial, menghindari penyebaran narasi yang memicu konflik, dan fokus pada pendidikan politik yang membangun.
“Narasi yang memecah persatuan harus dihindari. Sebaliknya, mari bersama menciptakan narasi yang mendukung pembangunan daerah dan persatuan bangsa,” pungkasnya.
(Fan)







