Dok ist/ Nampak Calon Bupati Jayapura, Yohannis Manangsang Wally, mendengarkan keluhan terkait masalah sampah dari salah satu warga yang juga Kepala Suku Laapago di Kabupaten Jayapura saat blusukan di Pasar Pharaa Sentani, Selasa, (15/10).
*Yesaya Kenelak: Hanya Paslon Yohannis Manangsang Wally-Daniel Mebri yang Mampu Bekerja
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Calon Bupati Jayapura Nomor Urut 4, Yohannis Manangsang Wally, mengunjungi Distrik Sentani dalam rangka kampanye. Cabup yang akrab disapa John Manangsang Wally ini mendatangi beberapa lokasi di Sentani, termasuk Pasar Pharaa, untuk bertemu dengan para pedagang dan pengunjung pasar.
Di sela-sela kunjungannya, mantan Direktur RSUD Abepura itu menerima kunjungan dari salah satu warga yang juga Kepala Suku Laapago di Kabupaten Jayapura, Yesaya Kenelak. Dalam pertemuan itu, Yesaya menyampaikan dukungan kepada pasangan calon Yohannis Manangsang Wally dan Daniel Mebri (Paslon Nomor Urut 4).
“Jika besok Bapak terpilih menjadi bupati, kami berharap Bapak dapat memperhatikan masalah sampah di Pasar Pharaa Sentani,” ujar Yesaya di hadapan Yohannis Manangsang Wally yang dikenal dengan visi misinya, Jayapura Emas 2030, saat blusukan di Pasar Pharaa, Selasa, 15 Oktober 2024.
Nampak Calon Bupati Jhon Manangsang Wally, mendengarkan keluhan terkait masalah sampah dari salah satu warga, saat melakukan blusukan di Pasar Pharaa Sentani, Selasa, (15/10).
Menurut Yesaya, dari lima kandidat yang bertarung dalam Pilkada Kabupaten Jayapura, hanya paslon Yohannis Manangsang Wally – Daniel Mebri yang dinilai mampu dan memiliki kapabilitas untuk memimpin.

“Masyarakat sudah paham bahwa paslon ini memiliki tekad yang kuat untuk membangun negeri Khenambay Umbay. Beliau benar-benar tulus ingin membangun daerah ini. Oleh karena itu, kami tetap mendukung Bapak, apalagi kami lahir dan besar di sini,” kata Yesaya.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan kepada pasangan JMW-DM bukan hanya karena visi misi mereka, tetapi juga karena kepedulian mereka terhadap isu-isu penting seperti masalah sampah di Kabupaten Jayapura. Yesaya menyoroti kurangnya armada truk sampah dan tenaga kebersihan di Pasar Pharaa Sentani.
“Truk sampah yang ada di sini tidak memadai untuk menangani sampah di Pasar Pharaa. Ditambah lagi dengan minimnya tenaga kebersihan serta masalah pembayaran gaji yang sering terlambat, masalah sampah ini terus menjadi keluhan utama para pedagang dan pengunjung pasar,” ungkap Yesaya. (Fan)









