Jembatan Rusak hingga Ancaman Gelombang Laut, Bupati Yunus Wonda Turun Langsung ke Bukisi

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Tampak Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH., MH., bersama kepala BNPB Lefinus Ragainaga, SH., ketika melakukan kunjungan ke Kampung Bukisi, Distrik Yokari, Selasa (31/3).

Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., turun langsung meninjau kondisi Kampung Bukisi, Distrik Yokari, dalam kunjungan kerja yang sarat persoalan infrastruktur dan keselamatan warga, Selasa (31/3/2026).

banner 325x300

Didampingi staf khusus dan sejumlah pimpinan OPD, rombongan bertolak dari Sentani menuju wilayah pesisir tersebut.

Dalam perjalanan, Bupati sempat menghentikan rombongan untuk meninjau sebuah jembatan yang rusak parah akibat longsor dari kawasan pegunungan. Kerusakan itu membuat akses transportasi warga terganggu dan membahayakan pengguna jalan.

Dari hasil peninjauan, Bupati menilai biaya perbaikan jembatan cukup besar. Ia pun langsung mengarahkan agar pemerintah daerah mencari solusi alternatif, termasuk membuka jalur baru dari kawasan SMA Demta menuju Demta dan kampung-kampung sekitar sebagai akses penghubung yang lebih aman.

Kunjungan ke Kampung Bukisi sendiri dilakukan setelah Bupati menerima laporan berupa video terkait kondisi warga dari istri Presiden GIDI beberapa hari sebelumnya.

Kampung Bukisi diketahui menjadi salah satu wilayah rawan bencana. Gelombang laut tinggi saat cuaca buruk kerap mengancam permukiman warga, memicu kekhawatiran akan keselamatan dan keberlanjutan tempat tinggal mereka.

Di hadapan masyarakat, Bupati menegaskan komitmennya untuk hadir langsung mendengar keluhan warga sebagai bagian dari implementasi visi-misi kepemimpinannya.

Sejumlah aspirasi pun disampaikan warga. Mereka meminta pembangunan jalan penghubung langsung ke Depapre agar mobilitas tidak lagi bergantung pada jalur Demta yang jauh.

Warga juga mengusulkan relokasi permukiman ke lokasi yang lebih aman, mengingat kampung saat ini berada di kawasan rawan abrasi, banjir, hingga potensi tsunami.

Selain itu, masyarakat berharap adanya pembangunan jembatan permanen untuk menghubungkan kampung-kampung yang hingga kini masih terisolasi akibat banjir beberapa tahun lalu.

Menanggapi hal tersebut, Bupati memastikan seluruh aspirasi akan menjadi bahan prioritas dalam perencanaan program dan penganggaran pemerintah daerah ke depan.

Sebagai bentuk kepedulian, Bupati juga menyerahkan bantuan bahan makanan kepada warga berupa 2 ton beras dan gula.

Tak hanya itu, rombongan turut meninjau kondisi pendidikan di wilayah tersebut. Kunjungan dilakukan ke SD YPK Bukisi di Kampung Marway serta SMAK Sion Meukisi yang masih mengalami keterbatasan sarana dan prasarana.

Melihat kondisi itu, Bupati langsung merespons dengan rencana pengiriman bantuan material bangunan seperti seng dalam waktu dekat. Ia juga meminta pihak sekolah segera menyusun proposal kebutuhan secara resmi.

Di akhir kunjungan, Bupati memberikan apresiasi kepada para pemuda Kampung Bukisi yang bergotong royong membersihkan pohon tumbang yang sempat menghambat akses jalan.

Berkat kerja sama tersebut, rombongan dapat kembali ke Sentani dengan aman.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan pembangunan infrastruktur serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Distrik Yokari dan sekitarnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *