Dok ist/ Tampak Santri Yayasan Pondok Pesantren Tarbiyatus Sibyan Doyo Baru
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional di Sentani, Ustadz Zaenuri Thoha, S.Pd.I., M.Pd., Ketua Yayasan Pondok Pesantren Tarbiyatus Sibyan Doyo Baru, menyampaikan pentingnya peran santri dalam menjaga kerukunan dan menolak paham radikal yang berpotensi merusak persatuan bangsa.
“Santri bukan hanya penuntut ilmu, tapi juga benteng moral bangsa. Di tengah kemajemukan yang ada, santri diharapkan menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai toleransi dan menjaga perdamaian,” tegas Ustadz Zaenuri dalam sambutannya.
Beliau juga menyoroti bahaya radikalisme yang semakin menyebar melalui berbagai saluran, termasuk media sosial. “Radikalisme bertentangan dengan esensi ajaran agama yang penuh kasih dan rahmat. Sebagai santri, kita harus berdiri teguh menolak segala bentuk paham yang mengancam kerukunan dan keamanan bersama,” imbuhnya.

Acara ini diramaikan dengan berbagai kegiatan menarik, mulai dari lomba tilawah Al-Qur’an hingga pertunjukan seni budaya yang menggambarkan keragaman Indonesia. Para peserta, yang terdiri dari santri dan tokoh masyarakat, menyatakan komitmen bersama untuk terus menjaga harmoni di tengah keberagaman.
Melalui momentum Hari Santri Nasional ini, pesan tentang pentingnya toleransi dan penolakan terhadap paham radikal diharapkan terus mengakar di kalangan generasi muda, khususnya para santri, yang menjadi garda terdepan dalam menjaga perdamaian dan kesatuan bangsa. (Fan)







