Gubernur Matius Fakhiri Buka Temu Konsultasi MRP Terkait Dana Otsus Papua

Spread the love

Foto: Roy | Tampak usai membuka kegiatan, Gubernur Matius Fakhiri dan Ketua MRP Nerlince Wamuar, Ketua II Max A. Ohee, S.IP., Ketua PURT Benny Swenny,S.Sos., bersama anggota Pokja Agama MRP, di sela- sela Temu Konsultasi, di Menteng Jakarta, Kamis (13/11).

Jakarta, jurnalmamberamofoja.com – Majelis Rakyat Papua (MRP) melalui Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) menggelar Temu Konsultasi bersama sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah pusat membahas arah baru kebijakan anggaran pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Pertemuan yang berlangsung di Hotel Morrissey, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/11) itu dibuka langsung oleh Gubernur Papua, Komjen Pol. (Purn) Matius D. Fakhiri, S.IK., MH. Hadir pula Ketua MRP Nerlince Wamuar, SE.,M.Pd., Ketua II Max Abner Ohee, S.IP., Ketua PURT Benny Swenny, S.Sos., serta para pimpinan pokja dan anggota MRP lainnya.

Acara dibuka dengan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pujian “Semua Baik” oleh penyanyi asal Papua, Frans Rumbino, dan doa pembukaan.

Gubernur Papua Matius Fakhiri bersama ketua MRP Nerlince Wamuar dan Ketua PURT MRP Benny Swenny
Gubernur Papua Matius Fakhiri bersama ketua MRP Nerlince Wamuar dan Ketua PURT MRP Benny Swenny

Dalam sambutannya, Gubernur Matius Fakhiri menyampaikan apresiasi kepada MRP, khususnya bidang PURT, atas prakarsa pertemuan tersebut. Ia menegaskan bahwa kebijakan anggaran Otsus harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat Papua dan diarahkan untuk mempercepat kesejahteraan orang asli Papua.

“Kita ingin memastikan arah baru kebijakan anggaran Otsus benar-benar berpijak pada kebutuhan masyarakat, berbasis data, dan menjadi instrumen untuk kesejahteraan orang asli Papua,” ujar Fakhiri.

Foto bersama PURT MRP bersama Gubernur Papua
Foto bersama PURT MRP dengan Gubernur Papua

Fakhiri juga menyoroti empat prioritas dalam visi Papua Cerah, yakni percepatan konektivitas antarwilayah, pembangunan infrastruktur yang mempersatukan, penguatan sumber daya manusia, serta peningkatan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan rakyat.

“Papua kini menjadi enam provinsi, tapi pembagian administratif tidak boleh memecah kebersamaan. Papua tetap satu rumah besar dengan enam pintu pembangunan dan satu tekad untuk sejahtera bersama,” tegasnya.

Ditempat yang sama, ketua MRP Papua, Nerlince Wamuar, turut menyampaikan terima kasih atas kehadiran Gubernur Papua dalam membuka kegiatan tersebut. Ia berharap dukungan pemerintah terhadap kebutuhan dan tanggung jawab besar MRP yang mencakup tiga pokja utama: Agama, Adat, dan Perempuan.

Gubernur bersama dengan Ketua dan seluruh anggota MRP Papua
Gubernur bersama Ketua dan seluruh anggota MRP Papua

Kegiatan Temu Konsultasi juga dihadiri oleh Ketua Pokja Perempuan Natalia Wona, Ketua Pokja Adat Raymond Maay, serta para anggota MRP lainnya. Hadir pula mantan anggota DPR Papua Boy Markus Dawir dan Willem Ansanay yang ikut memberikan masukan dalam diskusi.

Diskusi berlangsung dinamis dan terbuka dengan menghadirkan narasumber dari berbagai kementerian/lembaga, di antaranya perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, dan Kementerian PPN/Bappenas.

Dr. M. Rudianto, M.Si Kepala BPKAD Papua sedang berikan materi
Dr.Rusdianto,M.Si Kepala BPKAD sedang berikan materi

Selain itu, sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi Papua juga ikut memberikan pandangan, termasuk Kepala BPKAD, Dr. M. Rusdianto Abu, M.Si., dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Papua.

Kegiatan ini berlangsung satu hari penuh dengan harapan menghasilkan rumusan sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan MRP demi masa depan Papua yang lebih baik dan cerah.

Laporan: Roy Hamadi

Related Posts

“PAD Bocor Bertahun-tahun, Wabup Jayapura Siap Tindak Temuan Pansus”

Spread the love

Spread the loveFoto: Irfan |Wabup Jayapura Haris Richard S. Yocku, S.H., didampingi Ketua DPRK Ruddy Bukanaung, SE., ketika diwawancarai.  Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Pemerintah Kabupaten Jayapura menegaskan komitmennya memperbaiki tata kelola…

DPRK Jayapura Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Sawit dan Audit Total Perizinan

Spread the love

Spread the loveFoto: Irfan | Wakil Ketua Pansus Perkebunan Sawit, Bob Yath Seen Banundi, B.Sc., BABM ketika menyampaikan laporan resmi, dalam Rapat Paripurna Laporan Pansus DPRK Jayapura, Selasa (9/12).  Sentani,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

“PAD Bocor Bertahun-tahun, Wabup Jayapura Siap Tindak Temuan Pansus”

“PAD Bocor Bertahun-tahun, Wabup Jayapura Siap Tindak Temuan Pansus”

DPRK Jayapura Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Sawit dan Audit Total Perizinan

DPRK Jayapura Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Sawit dan Audit Total Perizinan

Terbongkar! Puluhan Perusahaan Sawit Operasi di Tanah Adat Tanpa Persetujuan

Terbongkar! Puluhan Perusahaan Sawit Operasi di Tanah Adat Tanpa Persetujuan

Lestarikan Budaya, Wabup Jayapura Wajibkan Lagu Daerah di Semua Acara Pemerintah

Lestarikan Budaya, Wabup Jayapura Wajibkan Lagu Daerah di Semua Acara Pemerintah

Musda V Dewan Kesenian Tanah Papua Dibuka, Identitas Budaya Jadi Agenda Utama

Musda V Dewan Kesenian Tanah Papua Dibuka, Identitas Budaya Jadi Agenda Utama

Pemuda Papua Serukan Jayapura Tetap Damai Jelang Hari HAM dan Natal 2025

Pemuda Papua Serukan Jayapura Tetap Damai Jelang Hari HAM dan Natal 2025