Foto: istimewa / Ketua dan waket 1 DPRK Jayapura serahkan laporan hasil reses kepada Pj. Bupati
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – DPR Kabupaten Jayapura resmi menyerahkan laporan hasil reses I masa sidang I tahun 2025 kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRK Jayapura, Senin (3/2/2025).
Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRK Jayapura, Ruddy Bukanaung, kepada Penjabat (Pj) Bupati Jayapura, Semuel Siriwa.
Prosesi ini turut disaksikan Wakil Ketua I DPRK Jayapura, Piet Hariyanto Soyan, 25 anggota dewan, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jayapura.
Sebelumnya, laporan hasil reses dari masing-masing daerah pemilihan (Dapil) dibacakan oleh Natalia Desi Sulle, yang bertindak sebagai pelapor.
Laporan ini memuat berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun selama reses berlangsung pada 22–30 Januari 2025.
Pj Bupati Jayapura, Semuel Siriwa, menyambut baik hasil reses yang telah disampaikan DPRK Jayapura.
Ia menegaskan bahwa aspirasi masyarakat yang tertuang dalam laporan tersebut akan menjadi rujukan bagi Pemkab dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026.
“Hasil reses yang berkualitas menjadi pintu awal perencanaan yang baik. Ini karena proses penjaringan aspirasi dilakukan langsung melalui kunjungan kerja anggota dewan ke daerah pemilihannya. Kami berharap hasil ini benar-benar mewakili kepentingan masyarakat secara keseluruhan,” ujar Semuel Siriwa usai rapat paripurna.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa aspirasi yang telah dihimpun akan dikaji lebih lanjut dan disinergikan dengan program pembangunan daerah.
Namun, mengingat keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkab harus menetapkan skala prioritas dalam menindaklanjuti usulan yang masuk.
“Kami mendengar dan membaca banyak aspirasi dari masyarakat yang disampaikan anggota dewan. Namun, tidak semuanya bisa langsung direalisasikan. Akan ada pembahasan lebih lanjut, dan kami akan menetapkan skala prioritas sesuai dengan kemampuan APBD,” jelasnya.
Semuel Siriwa juga menegaskan bahwa hasil reses ini akan menjadi salah satu bahan dalam pembahasan di berbagai tahapan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), mulai dari tingkat kampung/kelurahan, distrik, hingga kabupaten.
“Nantinya, program-program yang menjadi prioritas akan dibahas dalam Musrenbang sebelum masuk dalam penyusunan dan pengesahan APBD tahun 2026,” pungkasnya.
Dengan diserahkannya laporan reses ini, DPRK Jayapura berharap kebijakan pembangunan daerah dapat lebih selaras dengan kebutuhan riil masyarakat, sehingga program yang dihasilkan benar-benar berdampak bagi kesejahteraan warga.
Laporan: Irfan







