Yakob Fiobetauw: Bendera Merah Putih Bukan untuk Dipermainkan

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Ketua BMP RI Kab. Jayapura yang juga Ondofolo Kampung Puay, Yakob Fiobetauw ketika memberikan keterangan pers, di Sentani, Kamis (31/7).

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Ketua Barisan Merah Putih (BMP) Kabupaten Jayapura, Yakob Fiobetauw, angkat bicara soal tren pengibaran bendera bergambar karakter anime One Piece berdampingan dengan bendera Merah Putih menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia. Ia menilai aksi tersebut tidak patut dan dapat merusak makna perjuangan kemerdekaan.

banner 325x300

Yakob Fiobetauw, yang juga Ondofolo Kampung Puay dan Ketua Peradilan Adat Suku Sentani, menyampaikan keprihatinannya dalam konferensi pers di Kota Sentani, Kamis (31/7). Menurutnya, pengibaran bendera dengan simbol bajak laut bukan hanya tidak etis, tetapi juga bisa memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Ini momentum nasional yang sakral, jangan dirusak dengan simbol-simbol asing yang tidak relevan. Apalagi jika maksudnya untuk menolak pengibaran Merah Putih. Itu jelas provokatif,” tegasnya.

Yakob minta warga Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura, untuk tidak mudah terpengaruh provokasi yang beredar di media sosial. Ia menegaskan bahwa bendera Merah Putih adalah simbol kedaulatan bangsa, bukan sekadar dekorasi.

“Kita ini bangsa yang merdeka karena perjuangan darah dan nyawa. Jangan campur adukkan nasionalisme dengan budaya pop luar. Ini soal harga diri sebagai bangsa,” katanya.

BMP Kabupaten Jayapura, lanjut Fiobetauw, akan menggelar sejumlah kegiatan peringatan HUT RI ke-80, seperti lomba sepeda hias, panjat pinang, menyanyi lagu kebangsaan, hingga pembagian bendera kepada masyarakat dan tokoh adat. Selain itu, upacara pengibaran bendera Merah Putih akan digelar di Sekretariat BMP, Jalan Yahim, Sentani, pada 17 Agustus 2025.

Ia menegaskan kembali, semua pihak perlu menjaga ketertiban dan semangat persatuan, bukan justru menyebarkan tren yang bisa memecah belah bangsa.

“Ayo kita rayakan kemerdekaan dengan semangat nasionalisme, bukan dengan simbol yang menyesatkan. Jangan permainkan simbol negara. Merah Putih adalah kehormatan kita bersama,” pungkasnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *