Foto: Willy | Anggota DPRK Mamberamo Raya yang juga Kader Partai Golkar Patinus Wanimbo ketika memberikan keterangan Pers Sabtu (26/7).
Burmeso, Jurnal Mamberamo Foja – Menanggapi desakan sejumlah pihak soal penunjukan Ketua DPRK Mamberamo Raya, politisi senior Partai Golkar, Patinus Wanimbo, meminta seluruh kader dan elemen masyarakat untuk menahan diri.
Patinus tegaskan semua pihak bersabar menunggu selesainya Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua pada 6 Agustus 2025 sebelum membicarakan rekomendasi pimpinan definitif DPRK.
“Saya sudah lebih dari 20 tahun bersama Partai Golkar. Karena itu, saya minta semua pihak tetap tenang, menjaga stabilitas politik dan keamanan di Mamberamo Raya. Kita beri waktu proses PSU berjalan. Setelah itu, barulah DPP Partai Golkar akan mengeluarkan rekomendasi resmi soal penunjukan Ketua DPRK,” tegas Wanimbo, Sabtu (25/7) di Burmeso.
Ia menegaskan, Golkar adalah partai yang menjunjung tinggi mekanisme internal dan tidak akan gegabah mengambil keputusan strategis di tengah situasi politik yang masih dinamis.
“Partai Golkar menghormati seluruh tahapan politik yang sedang berlangsung, termasuk PSU. Mamberamo Raya adalah daerah strategis, dan pemimpinnya harus dipilih secara matang serta representatif,” ujar Wanimbo.
Terkait isu yang menyebut dirinya akan mendapat rekomendasi DPP Golkar sebagai Ketua DPRK periode 2024–2029, Wanimbo merespons dengan bijak. Ia menegaskan, siapa pun yang ditetapkan oleh DPP harus dihormati sebagai keputusan partai.
“Kalau saya ditunjuk, saya siap jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Tapi jika DPP memilih kader lain, seperti Pak Elias Basutey, saya tetap hormati. Itu hak prerogatif Ketua Umum Partai Golkar, Bapak Bahlil Lahadalia. Yang penting kita bersabar dan taat pada proses,” ujarnya tegas.
Di sisi lain, Bupati Mamberamo Raya Roby Rumansara, yang juga kader Partai Golkar, menyampaikan harapannya agar persoalan internal partai segera diselesaikan. Ia menilai penyelesaian ini penting demi kelancaran kerja-kerja lembaga legislatif dan jalannya pemerintahan daerah.
“Saya harap Golkar segera tuntaskan persoalan internal agar Ketua DPRK bisa segera dilantik. Kehadiran pimpinan lengkap sangat penting untuk mempercepat pembahasan program pembangunan di Mamberamo Raya,” ujar Roby.
Saat ini, dua unsur pimpinan DPRK Mamberamo Raya telah dilantik, yakni Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II. Sementara kursi Ketua masih menunggu keputusan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar.
Laporan: Willy Awek

















