BTM Janji Berkantor di Mamberamo Raya: “Mulai Pembangunan dari Daerah Terpencil”

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Willy | Tampak calon Gubernur Papua Nomor Urut 1 Dr. Drs.Benhur Tomy Mano,MM saat orasi di Kasonaweja, Jumat (20/6).

Kasonaweja, Jurnal Mamberamo Foja — Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Dr.Drs.Benhur Tomi Mano, MM (BTM), kembali menegaskan komitmennya untuk membangun Papua dari pinggiran. Dalam orasi kampanye terbuka di Kasonaweja, Jumat (20/6), BTM menyatakan kesiapannya untuk menjadikan Kabupaten Mamberamo Raya sebagai titik awal pemerataan pembangunan di Bumi Cenderawasih.

banner 325x300

“Setelah saya dilantik, saya akan berkantor langsung di Mamberamo Raya bersama seluruh pimpinan OPD selama dua bulan penuh,” tegas BTM di hadapan ribuan pendukung.

Ia menyampaikan hal itu sebagai wujud keberpihakan terhadap wilayah yang selama ini masih tertinggal dalam pembangunan infrastruktur dan akses layanan dasar. Menurut BTM, kehadiran langsung pemimpin di tengah masyarakat akan membawa perubahan nyata dan memperkuat rasa keadilan di antara wilayah-wilayah terpencil.

BTM yang datang menggunakan KM Chantika Lestari 77, menelusuri jalur laut dari Pelabuhan Teba hingga Kasonaweja, menyatakan bahwa perjalanan itu adalah simbol niatnya untuk “turun gunung” bersama rakyat.

“Papua ini tidak bisa dibangun dari Jayapura saja. Kita harus berani memulai dari wilayah yang paling sulit. Mamberamo Raya adalah simbol keterpencilan yang harus kita rangkul bersama,” ucap mantan Wali Kota Jayapura itu.

Ia juga menekankan pentingnya menggali potensi sumber daya alam (SDA) di Mamberamo Raya yang selama ini belum tergarap maksimal. Menurutnya, ia siap mencari mitra investor untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah itu.

“Daerah ini kaya, tapi belum disentuh. Saya akan dorong investasi yang ramah lingkungan untuk mengembangkan potensi pertanian, perikanan, dan pariwisata. Mamberamo Raya harus sejajar dengan daerah lain di Papua,” ujarnya.

Komitmen tersebut disambut hangat Ketua Dewan Adat Mamberamo Raya, Alberd Bilasi, yang menyebut BTM sebagai harapan baru bagi rakyat setempat.

“Sebagai anak Tabi, BTM membawa harapan dan harga diri bagi kami. Jangan kita jual masa depan kita demi sekeping perak. Negeri seribu misteri sejuta harapan ini butuh pemimpin yang berpihak,” ujar Bilasi yang disambut pekikan dukungan dari massa yang hadir.

Jika terpilih, Benhur Tomi Mano akan menjadi gubernur Papua pertama yang menjadikan Mamberamo Raya sebagai salah satu pusat aktivitas pemerintahan provinsi.


Agenda BTM di Mamberamo Raya

Sejak tiba Kamis petang (19/6), BTM memulai kunjungannya dengan ziarah ke makam dua tokoh pendiri kabupaten: Wempy Bilasi di Kasonaweja dan Markus Tasty di Burmeso.

Ia juga bertemu secara terbatas dengan tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan, serta meninjau lokasi rencana pembangunan Bandara Aweri Bilasi dan Stadion Sepak Bola.

Kampanye akbar yang digelar di Kasonaweja Jumat sore menjadi puncak safari politiknya, yang dihadiri ribuan massa pendukung, simpatisan, tim relawan, serta jajaran partai pengusung seperti PDIP dan PKN.

Laporan: Willy

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *