Foto: istimewa / Tampak Giovani Pattipawae, Wakil Ketua Komisi III DPR Papua yg juga Ketua harian Partai Gerindra, saat berfoto bersama puluhan anak asrama di Arso, Keerom, Jumat (16/5).
Jayapura, Jurnal Mamberamo Foja — Dukungan Partai Gerindra Papua terhadap pembangunan rumah ibadah kembali diwujudkan melalui kunjungan kasih ke Gereja Katolik Paroki Santo Don Bosco Arso Kota, Kabupaten Keerom, Jumat (16/5/2025).
Selain meninjau renovasi gereja, rombongan juga menyerahkan bantuan kebutuhan pokok bagi 82 anak asrama yang tinggal di lingkungan paroki.
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni, didampingi sejumlah legislator DPR Papua seperti Giovano Pattipawae (Wakil Ketua Komisi III), Yeyen (Anggota Komisi V sekaligus Ketua Fraksi Gerakan Amanat Persatuan), serta pengurus DPC Gerindra Kota dan Kabupaten Jayapura.
Pastor Paroki, RP. Krispinus Bidi, SVD, beserta panitia pembangunan, suster, dan umat menyambut hangat kedatangan para tamu yang datang membawa harapan baru bagi kelanjutan pembangunan gereja.
“Kondisi gereja kami sudah tidak memadai, sementara jumlah umat terus bertambah. Renovasi berjalan lambat karena keterbatasan dana. Kami sangat bersyukur ada perhatian seperti ini dari Partai Gerindra,” tutur Pastor Krispinus.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni, menegaskan bahwa bantuan kepada rumah ibadah dan lembaga pendidikan merupakan bagian dari komitmen partainya di seluruh tingkatan.
“Gerindra hadir bukan hanya dalam politik, tetapi juga untuk menjawab kebutuhan sosial masyarakat. Kami menjadikan pembangunan rumah ibadah sebagai prioritas, karena di situlah nilai-nilai moral dan kedamaian diajarkan,” ujarnya.
Menurut Yanni, perhatian terhadap gereja dan tokoh agama menjadi penting mengingat mayoritas masyarakat Papua memeluk agama Kristen. Ia juga menyebut perhatian terhadap anak-anak berprestasi sebagai bagian dari visi besar Gerindra dalam membangun masa depan Papua.
“Anak-anak asrama ini datang dari berbagai daerah—Keerom, Koya, Pegunungan Bintang, Intan Jaya, hingga Wamena. Mereka belajar di sini dengan keterbatasan. Apa yang kami berikan mungkin tidak seberapa, tapi kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri,” lanjutnya.
Yanni menyebutkan, proposal bantuan dari Paroki Don Bosco dan GKI Pengharapan Jayapura telah diterima dan akan diperjuangkan agar mendapat dukungan yang layak.
Gerindra Papua, katanya, juga telah mengunjungi beberapa gereja lain seperti Katedral Jayapura, Paroki Sang Penebus Sentani, Santo Fransiskus Asisi APO, dan GKI Bahtera Keerom sebagai bentuk komitmen dalam menjaga harmoni dan toleransi.
Pastor Krispinus menambahkan, bantuan sembako bagi 82 anak asrama memberikan dampak langsung bagi keseharian mereka.
“Anak-anak ini tidak hanya diberi bantuan, tetapi juga semangat. Mereka merasa diperhatikan. Kunjungan seperti ini membawa sukacita, bukan hanya bagi kami para pelayan gereja, tapi bagi masa depan anak-anak Papua,” pungkasnya.
Laporan: Irfan

















