Operasi Gabungan TNI-Polri Bongkar Penyelundupan Miras KM Tatamailau

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa / Nampak suasana operasi gabungan aparat keamanan TNI-Polri di pelabuhan Pomako

Jayapura, Jurnal Mamberamo Foja — Upaya menjaga keamanan perairan Indonesia tidak semata soal pelanggaran hukum, tapi juga menyentuh aspek sosial yang lebih luas.

banner 325x300

Hal ini kembali dibuktikan oleh tim gabungan Third Fleet Quick Response (TFQR) Lanal Timika bersama Polsek KP3 Polres Mimika yang berhasil menggagalkan penyelundupan 127 liter minuman keras (miras) ilegal di Pelabuhan Umum Pomako, Distrik Mimika Timur, Papua Tengah, Senin (7/3/2025).

Ratusan liter sopimiras tradisional dengan kadar alkohol tinggi ditemukan saat KM. Tatamailau merapat di pelabuhan. Penemuan berawal dari kecurigaan petugas terhadap sejumlah barang tanpa pemilik yang berada di atas kapal. Pemeriksaan menyeluruh pun dilakukan, dan hasilnya: ratusan liter miras tanpa izin edar berhasil diamankan sebelum beredar di masyarakat.

“Barang bukti langsung diamankan, dan kini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap salah satu petugas di lokasi.

Lebih dari sekadar pelanggaran hukum, peredaran miras ilegal di Papua sering kali berkaitan dengan peningkatan tindak kriminal, kekerasan dalam rumah tangga, serta kerawanan sosial lainnya. Oleh karena itu, penggagalan penyelundupan ini dinilai bukan hanya sebagai tindakan represif, tetapi juga langkah preventif melindungi masyarakat dari dampak destruktif miras oplosan dan ilegal.

Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan yang dilakukan Lanal Timika bersama Polres Mimika untuk memutus mata rantai distribusi barang-barang terlarang, termasuk senjata api, narkoba, satwa dilindungi, dan miras ilegal.

Ini juga menjadi implementasi langsung dari perintah Panglima Komando Armada III, Laksamana Muda TNI Hersan, yang menegaskan pentingnya pengawasan ketat di seluruh wilayah kerja pangkalan TNI AL.

Kolaborasi lintas lembaga ini mempertegas bahwa pengamanan laut bukan sekadar tanggung jawab militer, tetapi juga bagian integral dari menjaga ketahanan sosial di wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar Indonesia.

Keberhasilan ini menjadi pengingat bahwa laut kita bukan hanya jalur perdagangan, tetapi juga bisa menjadi pintu masuk bagi ancaman sosial dan karena itulah, harus dijaga bersama.

Laporan: Sony RM

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *