Aryoko: Papua Cerah Dimulai dari SDM Cerdas dan Berkarakter

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Wagub Papua, Dr. Aryoko AF. Rumaropen, SP.,M.Eng., bersama Rektor Universitas Yapis Papua (UNIYAP) Dr. Ir. Didik S. S. Mabui, S.T., M.T., IPM., disela Kuliah Umum, Rabu (26/8). 

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Wakil Gubernur Papua, Dr. Aryoko A.F. Rumaropen, S.P., M.Eng., menegaskan bahwa penguatan sektor pendidikan harus menjadi salah satu prioritas utama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Papua yang unggul, produktif, dan berdaya saing.

banner 325x300

Hal itu disampaikan Aryoko saat menghadiri sekaligus memberikan materi dalam Kuliah Umum di Universitas Yapis Papua, Rabu (26/8/2026).

Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Fajar Baru Pendidikan Papua: Strategi Mewujudkan Generasi Cerdas dan Masyarakat Produktif untuk Papua Cerah 2025–2030.”

Dalam kesempatan tersebut, Aryoko mengatakan pembangunan Papua tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan fisik dan infrastruktur.

Menurutnya, kemajuan daerah harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas manusia sebagai pelaku utama pembangunan.

“Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia sekaligus menentukan arah masa depan Papua,” tegasnya.

Ia menjelaskan, generasi muda Papua perlu dipersiapkan agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kreatif, inovatif, adaptif, serta mampu membaca dan menciptakan peluang di tengah perubahan zaman.

Karena itu, dunia pendidikan dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pembangunan, sehingga lulusan yang dihasilkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.

Aryoko juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat.

Sinergi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan SDM Papua yang produktif dan kompetitif.

Baca juga: Gubernur Papua Dorong Sensus Ekonomi 2026 Jadi Basis Kebijakan Pembangunan

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, sekaligus pembentukan karakter generasi muda.

“Kerja sama antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan harus terus diperkuat agar kebijakan pembangunan benar-benar berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap Kuliah Umum di Universitas Yapis Papua dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pendidikan di Papua.

Generasi muda, kata Aryoko, harus ditempatkan sebagai kekuatan utama dalam menggerakkan pembangunan daerah secara berkelanjutan serta menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Semangat menghadirkan “Fajar Baru Pendidikan Papua” diharapkan menjadi bagian penting dari perjalanan menuju Papua Cerah 2025–2030, dengan menyiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, adaptif, inovatif, produktif, dan mampu menjadi penggerak perubahan di Tanah Papua.

Laporan: Sony Rumainum | Rilis

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *