Korban Dugaan MBG Terus Bertambah, Kapolres Jayapura Turun Langsung ke Puskesmas dan RS

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Nampak Kapolres Jayapura AKBP. Dionisius Helan, SIK., MH., ketika memantau langsung penanganan korban Makanan Bergizi Gratis di Puskesmas, Selasa (4/8) malam. 

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil turun langsung memantau penanganan korban dugaan insiden program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Puskesmas Depapre dan Rumah Sakit Youwari, Selasa (4/8/2026) malam. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan medis secara cepat dan maksimal.

banner 325x300

Kapolres menegaskan bahwa seluruh unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan tenaga kesehatan saat ini bekerja bersama dengan fokus utama menyelamatkan masyarakat yang terdampak.

“Fokus kami saat ini adalah penyelamatan korban. Kami belum dapat menyimpulkan bahwa kejadian ini merupakan kasus keracunan karena masih menunggu hasil kajian dan analisis lebih lanjut,” ujar AKBP Dionisius.

Menurutnya, hingga sekitar pukul 23.30 WIT jumlah warga yang datang ke fasilitas kesehatan masih terus bertambah. Sebagian besar pasien mengeluhkan mual, pusing, dan gangguan kesehatan lainnya sehingga proses pendataan masih berlangsung.

Kapolres mengatakan koordinasi intensif telah dilakukan dengan Bupati Jayapura, Dandim, Dinas Kesehatan, serta seluruh pihak terkait guna memastikan penanganan berjalan optimal.
Rumah Sakit Youwari dijadikan pusat rujukan utama dengan dukungan sejumlah puskesmas di wilayah Sentani.

“Semua pihak bergerak bersama agar masyarakat yang membutuhkan pertolongan segera mendapat penanganan medis,” katanya.

Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang membantu proses evakuasi dan penanganan korban.

“Situasi keamanan tetap aman dan kondusif. Yang terpenting saat ini adalah menyelamatkan nyawa manusia,” tegasnya.

Kapolres menambahkan bahwa korban berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, sehingga seluruh personel diminta memprioritaskan pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien.

Nampak Kapolres Jayapura AKBP Dionisius Helan, SIK., MH., bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura dr. Anton Mote, M.Kes., di Puskesmas memantau penanganan anak sekolah korban MBG
Nampak Kapolres Jayapura AKBP Dionisius Helan, SIK., MH., bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura dr. Anton Mote, M.Kes., di Puskesmas memantau penanganan anak sekolah korban MBG. 

Baca juga: Kapolres Jayapura Tegaskan Pembubaran Massa KNPB untuk Antisipasi Aksi Anarkis

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura dr. Anton Mote menjelaskan bahwa penanganan dilakukan melalui sistem triase dengan mengaktifkan delapan puskesmas di sekitar Kota Sentani.

Seluruh layanan Unit Gawat Darurat (UGD) dioptimalkan, sementara koordinasi juga dilakukan dengan RSUD Youwari, RS Dian Harapan, dan rumah sakit milik Kementerian Kesehatan untuk menangani pasien yang memerlukan perawatan lanjutan.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penanganan korban masih berlangsung dan pemerintah belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti kejadian karena masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *