Foto: istimewa | Tampak Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE., M.BA., ketika menyampaikan sambutan pada Konfrensi Klasis Konda, Selasa (14/7).
Karubaga, jurnalmamberamofoja.com – Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (H.C.) John Tabo, S.E., M.B.A., menghadiri pembukaan Konferensi Klasis Konda Ke-XX Tahun 2026 yang digelar di Aula GIDI Wilayah Toli, Karubaga, Kabupaten Tolikara, Selasa (14/7/2026). Kehadiran orang nomor satu di Papua Pegunungan itu menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendukung pelayanan gereja sebagai mitra pembangunan daerah.
Konferensi yang mengusung tema “Kembalilah Kepada Kasih Yang Mula-mula” berdasarkan Wahyu 2:4-5, serta subtema “Melalui Konferensi Klasis Ini Marilah Kita Meningkatkan Persaudaraan”, dihadiri oleh Kepala Bapperida Papua Pegunungan Marthen Kogoya, Bupati Tolikara Willem Wandik, Wakil Bupati Yotam Wonda, unsur Forkopimda, pimpinan DPRK Tolikara, para pimpinan GIDI, tokoh masyarakat, serta utusan jemaat dari berbagai klasis.
Setibanya di Bandara Karubaga, Gubernur John Tabo bersama keluarga disambut secara adat oleh pemerintah daerah, tokoh gereja, dan masyarakat. Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan tarian adat serta pemasangan mahkota cenderawasih sebagai simbol penghormatan kepada tamu kehormatan.
Dalam sambutannya, Gubernur John Tabo menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk penghargaan atas undangan gereja sekaligus komitmen Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk terus berjalan bersama lembaga keagamaan dalam membangun masyarakat yang damai, beriman, dan sejahtera.
Ia mengajak seluruh jemaat untuk tetap memegang teguh nilai kasih, persatuan, dan semangat pelayanan yang telah diwariskan para penginjil dan orang tua terdahulu sebagai fondasi membangun Papua Pegunungan.
Tak hanya itu, John Tabo juga memberikan motivasi kepada generasi muda Papua agar terus mengejar pendidikan setinggi-tingginya dan berani memiliki cita-cita besar.
“Semua anak harus sekolah. Jangan hanya bermimpi menjadi bupati atau gubernur, tetapi milikilah cita-cita menjadi pemimpin nasional bahkan menteri di masa depan. Keberhasilan lahir dari pendidikan, didikan orang tua, firman Tuhan, dan semangat melayani,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Tolikara Willem Wandik mengajak seluruh umat GIDI untuk kembali menghidupi kasih mula-mula sebagai dasar membangun pendidikan, perekonomian, infrastruktur, dan pelayanan Injil di Tanah Papua.
Ketua DPRK Tolikara Meinus W. Yanengga turut memberikan apresiasi kepada para misionaris dan hamba Tuhan yang telah meletakkan dasar iman bagi masyarakat Papua hingga melahirkan generasi pemimpin yang kini mengabdi di berbagai bidang.
Di sisi lain, Ketua Klasis Konda sekaligus Ketua Panitia Konferensi, Pdt. Agus Kogoya, S.Th., menjelaskan bahwa konferensi berlangsung selama tiga hari, 14–16 Juli 2026. Agenda utama sidang adalah memilih dan menetapkan kepemimpinan baru Klasis Konda yang akan melayani 17 jemaat di wilayah tersebut.
Sebagai bentuk dukungan, Sekretariat DPRK Tolikara menyerahkan bantuan sebesar Rp100 juta, sementara Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Gubernur John Tabo memberikan bantuan Rp1 miliar untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Konferensi Klasis Konda Ke-XX.
Bantuan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah dan gereja dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, menjaga persatuan, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis di Papua Pegunungan.
Laporan: Sony Rumainum | Rilis

















