Bank Mandiri Genjot Program 3 Juta Rumah, Penyaluran Kredit Perumahan di Papua Lampaui Target

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Sony | Tampak Mendagri Tito Karnavian, bersama, Kepala BPS Amalia Widyasanti, Gubernur Papua Matius Fakhiri, dan Ceo Bank Mandiri Regional XII Papua, Antonius Budi Setiawan, di Jayapura, Senin (22/6), di sela kolaborasi program.

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Bank Mandiri menegaskan komitmennya mendukung Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) 2025–2029. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan ekosistem perumahan dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk di Papua.

banner 325x300

Komitmen itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Program Penguatan Ekosistem Perumahan Gotong Royong Bangun Perumahan, Rakyat Mandiri yang digelar di Jayapura. Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, perwakilan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri, Wali Kota Jayapura Abisai Rollo, unsur Forkopimda, serta sejumlah pemangku kepentingan sektor perumahan dan UMKM, Senin (22/6) di Jayapura.

Regional CEO Bank Mandiri Region XII Papua, Antonius Budi Setiawan, yang mewakili Direksi Bank Mandiri, mengatakan Program 3 Juta Rumah tidak hanya berfokus pada penyediaan hunian layak bagi masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi melalui keterlibatan berbagai sektor usaha.

Menurutnya, pembiayaan perumahan memiliki efek berganda yang besar karena membuka peluang bagi pengembang, kontraktor, toko bahan bangunan, hingga pelaku UMKM yang menjadi bagian dari rantai ekonomi sektor perumahan.

“Melalui semangat gotong royong, kita tidak hanya membangun rumah bagi masyarakat, tetapi juga membangun ekonomi rakyat melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan daya saing UMKM,” ujar Antonius.

Sebagai BUMN, Bank Mandiri juga menegaskan perannya sebagai agen pembangunan yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta percepatan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Baca juga: Wamendagri Tekankan Musrenbang Otsus Harus Selesai Maret 2026

Pada tahun 2026, Bank Mandiri meningkatkan alokasi plafon Kredit Program Perumahan (KPP) menjadi Rp1,5 triliun atau naik 328,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp350 miliar.

Dari total plafon tersebut, sektor supply side memperoleh alokasi Rp500 miliar dengan realisasi pencairan hingga pertengahan Juni 2026 mencapai Rp330,6 miliar atau sekitar 66 persen. Sementara sektor demand side mendapat alokasi Rp1 triliun dengan realisasi penyaluran sebesar Rp621,1 miliar atau 62 persen.

Secara nasional, realisasi penyaluran Kredit Program Perumahan Bank Mandiri hingga 15 Juni 2026 telah mencapai Rp951,7 miliar atau sekitar 63 persen dari total plafon yang tersedia.

Di Papua, capaian penyaluran kredit bahkan melampaui target yang ditetapkan. Pada sektor supply side, plafon sebesar Rp15 miliar berhasil direalisasikan hingga Rp27,8 miliar atau mencapai 185 persen dari target. Selain itu, masih terdapat potensi pembiayaan kepada 59 nasabah dengan nilai sekitar Rp165 miliar.

Sementara pada sektor demand side, dari plafon Rp13,5 miliar telah tersalurkan Rp6,9 miliar atau sekitar 51 persen, dengan tambahan proses pembiayaan yang masih berjalan senilai Rp1,5 miliar.

Dengan capaian tersebut, total penyaluran Kredit Program Perumahan Bank Mandiri Region XII Papua hingga 15 Juni 2026 mencapai Rp34,7 miliar atau sekitar 121,6 persen dari total plafon sebesar Rp28,5 miliar.

Bank Mandiri memastikan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, khususnya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, guna memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM yang menjadi bagian penting dalam ekosistem perumahan.

Melalui sinergi yang berkelanjutan, Bank Mandiri optimistis Program 3 Juta Rumah dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, memperkuat perekonomian daerah, serta mendorong pertumbuhan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Laporan: Sony Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *