Prabowo Kumpulkan Menteri di Kertanegara, Sinyal Besar Investasi Asing Masuk ke Indonesia

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Presiden H. Prabowo Subianto ketika memimpin pertemuan bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Kartanegara, Minggu (14/6).

Jakarta, jurnalmamberamojafoja.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Minggu (14/6/2026), guna membahas perkembangan investasi nasional yang menunjukkan tren positif dalam beberapa waktu terakhir.

banner 325x300

Pertemuan tersebut dihadiri Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya yudhi Sadewa, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kepala Badan Pengaturan BUMN, Menteri Sekretaris Negara, serta Sekretaris Kabinet.

Dalam rapat itu, Presiden menerima laporan terkait hasil kunjungan kerja pemerintah ke sejumlah negara mitra strategis, termasuk Amerika Serikat serta beberapa negara di kawasan Eropa dan Asia. Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Rosan Roeslani yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Hasil kunjungan tersebut menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan investor global terhadap Indonesia. Minat investasi dari berbagai negara disebut mengalami peningkatan, terutama pada sektor-sektor strategis seperti hilirisasi industri, energi, infrastruktur, teknologi, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Pemerintah menilai Indonesia kini semakin diperhitungkan sebagai salah satu destinasi investasi utama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Stabilitas ekonomi nasional, kekayaan sumber daya alam, serta kebijakan hilirisasi dan industrialisasi yang terus didorong pemerintah menjadi daya tarik utama bagi investor internasional.

Baca juga: Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Energi Hijau, Siapkan Fondasi Swasembada Energi Nasional

Presiden Prabowo menyambut positif perkembangan tersebut dan menilai informasi mengenai meningkatnya kepercayaan dunia terhadap Indonesia perlu diketahui secara luas oleh masyarakat.

Karena itu, Presiden secara khusus meminta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani untuk menyampaikan secara terbuka berbagai data dan capaian investasi yang diperoleh selama kunjungan kerja tersebut.

Pemaparan kepada publik dijadwalkan berlangsung pada Senin (15/6/2026) siang di Istana Merdeka, Jakarta. Langkah itu merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan informasi yang transparan dan berbasis fakta mengenai kondisi perekonomian nasional.

Melalui keterbukaan informasi tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat memahami berbagai peluang ekonomi yang muncul seiring meningkatnya kepercayaan investor internasional terhadap Indonesia.

Laporan: Sony Rumainum | Rilis

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *