Yunus Wonda Bawa Festival Danau Sentani 2026 ke Jakarta, Kemenpar Siap Dukung Promosi Wisata Kabupaten Jayapura

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH., MH., didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Elisa Yarusabra, S.Sos., M.PA., berpose dengan Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Enik Ernawati, SE,. bersama jajaran Deputi Kemenpar, Senin, (8/6) di Jakarta usai audiensi.

Jakarta, jurnalmamberamofoja.com – Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Jayapura sekaligus memaparkan rencana besar penyelenggaraan Festival Danau Sentani (FDS) 2026 dalam audiensi bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026).

banner 325x300

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Yunus Wonda mempresentasikan sejumlah program strategis, termasuk Master Plan Pengembangan Wisata Bahari Khalkote di Distrik Sentani Timur yang disiapkan sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata Papua.

Bupati didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura Elisa Yarusabra, S.Sos., M.PA., Konsultan Pariwisata Agus Jerri S. Aronggear, SST.Par., M.Par., serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Jayapura Michael Yewi, S.STP. Rombongan diterima langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Enik Ernawati, S.E. bersama jajaran Asisten Deputi Kementerian Pariwisata.

Di hadapan Kementerian Pariwisata, Bupati Yunus Wonda menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni “Kasih Mempersatukan Perbedaan, Mewujudkan Jayapura yang Aman, Nyaman, Mandiri, dan Berkeadilan.”

Selain memperkenalkan pengembangan kawasan wisata Khalkote, Yunus Wonda juga memaparkan kesiapan Pemerintah Kabupaten Jayapura menggelar kembali Festival Danau Sentani yang sempat tidak dilaksanakan pada tahun 2025.

Menurutnya, penundaan tersebut dilakukan karena pemerintah daerah yang baru membutuhkan waktu untuk melakukan penataan dan persiapan secara menyeluruh.

Ia mengatakan, penyelenggaraan Festival Danau Sentani tahun ini akan membawa konsep baru yang tidak hanya berfokus pada pelaksanaan event tahunan, tetapi juga mendorong keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat setelah festival berakhir.

“Kami ingin kawasan Festival Danau Sentani tetap hidup sepanjang tahun. Setelah festival selesai, lokasi ini akan terus dimanfaatkan sebagai pusat kuliner khas Papua, sentra UMKM, serta ruang kegiatan budaya dan pariwisata yang berkelanjutan,” ujar Yunus Wonda.

 Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH., MH., audiensi dengan Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Ernawati, SE., di Kemenpar Jakarta
Tampak Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH., MH., didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Elisa Yarusabra, S.Sos., M.PA., juga Konsultan Pariwisata Agus Jeri Aronggear, SST.Par., M.Par., dan Kabag Humas dan Protokol Setda, Michael Yewi, S.STP., disela audiensi. 

Baca juga: Menuju FDS XV 2026, Pemerintah Dorong Festival Lebih Kuat, Lebih Kolaboratif, Lebih Berdampak 

Pemerintah Kabupaten Jayapura saat ini tengah melakukan penataan kawasan festival agar menjadi lokasi permanen yang mampu mendukung aktivitas ekonomi kreatif masyarakat. Bahkan sejumlah daerah di Papua telah menyatakan minat untuk berpartisipasi dalam festival tersebut.

Untuk memperluas dampak ekonomi, Pemkab Jayapura akan melibatkan kabupaten dan kota sekitar seperti Kabupaten Sarmi, Kota Jayapura, dan Kabupaten Keerom dalam penyediaan stand UMKM. Sejumlah pemerintah daerah di wilayah Papua Pegunungan juga dikabarkan siap ambil bagian dalam perhelatan budaya terbesar di Papua tersebut.

Politisi Partai Demokrat Papua itu menjelaskan, rangkaian pra-event Festival Danau Sentani akan dimulai pada minggu ketiga Juli 2026 dengan melibatkan seluruh distrik di Kabupaten Jayapura. Sementara puncak acara dijadwalkan berlangsung pada 3–5 Agustus 2026.

Menariknya, jadwal Festival Danau Sentani sengaja diselaraskan dengan pelaksanaan Festival Lembah Baliem di Wamena. Strategi ini dilakukan untuk menciptakan konektivitas destinasi wisata Papua sehingga wisatawan dapat menikmati dua event besar dalam satu perjalanan.

“Kami ingin wisatawan yang datang ke Sentani dapat melanjutkan perjalanan ke Wamena. Dengan begitu, kunjungan wisata ke Papua menjadi lebih panjang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Selain Festival Danau Sentani, Bupati Jayapura juga memperkenalkan sejumlah destinasi wisata potensial lainnya, termasuk kawasan wisata Tanah Merah serta berbagai objek wisata unggulan di Distrik Depapre. Ia berharap dukungan pemerintah pusat dapat membantu memperluas promosi pariwisata Kabupaten Jayapura di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yunus Wonda juga secara resmi mengundang Menteri Pariwisata Republik Indonesia untuk menghadiri Festival Danau Sentani 2026.

 Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH., MH., audiensi dengan Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Ernawati, SE., di Kemenpar Jakarta
Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH., MH., audiensi dengan Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Enik Ernawati, SE., di Kemenpar Jakarta

Baca juga: Festival Danau Sentani 2026 di Gelar Agustus, Pemkab Mulai Genjot Pembangunan Lokasi

Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Enik Ernawati, S.E. memberikan apresiasi atas konsep pengembangan yang dipaparkan Pemerintah Kabupaten Jayapura. Menurutnya, Festival Danau Sentani merupakan salah satu event penting dalam kalender pariwisata nasional yang memiliki dampak besar terhadap perekonomian masyarakat.

Ia menilai gagasan menjadikan kawasan festival tetap produktif setelah kegiatan berlangsung merupakan langkah inovatif yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

“Kami mendukung Festival Danau Sentani dan mengapresiasi konsep yang disampaikan Bapak Bupati. Kawasan festival tidak hanya menjadi lokasi kegiatan budaya, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Ni Luh.

Menurutnya, kawasan Festival Danau Sentani memiliki potensi berkembang menjadi kawasan pariwisata terintegrasi yang memadukan atraksi budaya, pelestarian lingkungan, edukasi masyarakat, serta penguatan ekonomi kreatif.

Kementerian Pariwisata juga mendorong hadirnya berbagai atraksi pendukung selama festival berlangsung, termasuk kolaborasi dengan sektor swasta dalam pengembangan wisata air dan hiburan bagi wisatawan.

Selain itu, Wakil Menteri mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan selama pelaksanaan festival guna menjaga kenyamanan pengunjung dan citra destinasi wisata.

Terkait promosi, Kementerian Pariwisata menyatakan siap mendukung publikasi Festival Danau Sentani dan destinasi wisata Kabupaten Jayapura melalui berbagai platform nasional, termasuk Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia.

“Kami terbuka untuk membantu promosi event dan destinasi wisata Kabupaten Jayapura. Yang terpenting adalah komunikasi yang aktif antara pemerintah daerah dan Kementerian Pariwisata agar potensi wisata Papua semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Laporan: M. Irfan | Rilis

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *