Foto: istimewa | Tampak penyaluran hewan kurban di Masjid Agung Nurul Islam Kabupaten Sarmi, oleh perwakilan Saga Group.
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Menyambut Hari Raya Idul Adha, Saga Group kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi dengan masyarakat melalui penyaluran tujuh ekor sapi kurban ke tujuh masjid di wilayah Papua.
Penyaluran hewan kurban tersebut dilakukan di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, hingga Kabupaten Sarmi.
Adapun tujuh masjid penerima bantuan hewan kurban dari Saga Group yakni Masjid Al-Hikmah Tanah Hitam, Masjid Al-Askar Entrop, Masjid Raya Baiturrahim Jayapura, Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Masjid Muhajirin Koya Barat, Masjid Nurul Huda Arso 2, dan Masjid Agung Nurul Islam Sarmi.

Owner Saga Group, Gerry Marcelino, mengatakan bahwa kegiatan berbagi hewan kurban tersebut telah menjadi agenda rutin perusahaan setiap tahunnya sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Setiap tahun selalu kami lakukan. Karena bagi kami, kurban adalah benih kebaikan. Dari niat tulus yang sederhana, akan tumbuh kasih sayang dan kepedulian yang memberi manfaat bagi banyak orang,” ujar Gerry dalam keterangan tertulis yang diterima media ini.
Menurutnya, ibadah kurban bukan hanya tentang berbagi daging kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan persaudaraan antar sesama.
Ia meyakini, kebahagiaan yang dirasakan para penerima kurban akan menghadirkan rasa syukur sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Melalui satu hewan kurban, ada senyuman yang lahir dari para penerima. Dari situ tumbuh rasa syukur dan ikatan persaudaraan yang semakin erat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gerry juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam program berbagi kurban Saga Group tahun ini.
Ia berharap semangat berbagi tidak hanya hadir saat momentum Idul Adha, tetapi juga menjadi budaya kepedulian yang terus hidup dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga setiap tetes keringat, setiap rupiah yang dikeluarkan, dan setiap doa yang dipanjatkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tuturnya.
Laporan: M. Irfan

















