Puluhan Tahun Menanti Terang, Yosias Akhirnya Operasi Katarak Gratis Berkat PKK Jayapura dan Rindam

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Ny. Dewi Sartika Wonda, Ketua TP-PKK Kabupaten Jayapura bersama Yosias, pasien operasi katarak, program PKK kolaborasi dengan Rindam XVII Cendrawasih, Selasa (28/4). 

Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Penantian panjang selama 26 tahun akhirnya berbuah harapan baru bagi Yosias. Warga Kabupaten Jayapura itu kini bisa bernapas lega setelah menjalani operasi katarak gratis di RS Marthen Indey Jayapura, Selasa (28/04/2026).

banner 325x300

Selama lebih dari dua dekade, Yosias hidup dalam keterbatasan penglihatan. Kondisi ekonomi yang serba sulit membuatnya tak mampu mengakses layanan medis. Ia pun hanya mengandalkan satu mata untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Kesempatan operasi itu datang setelah ia mendapat informasi dari TP-PKK Kabupaten Jayapura terkait program operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu. Tanpa ragu, Yosias segera mendaftarkan diri dan akhirnya mendapatkan tindakan medis yang telah lama diimpikannya.

Baca juga: Bersama Bupati, TP PKK Turun Tangan Bantu Anak-anak Terdampak Stunting

Kini, mata kiri Yosias telah berhasil dioperasi dan tengah memasuki masa pemulihan. Secercah harapan pun mulai terbuka, memberi peluang bagi dirinya untuk kembali melihat dengan lebih jelas.

Program operasi katarak gratis ini merupakan hasil kolaborasi antara Rindam XVII/Cenderawasih dan TP-PKK Kabupaten Jayapura sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

“Program ini sangat membantu. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, supaya masyarakat lain yang belum sempat ikut juga bisa merasakan manfaatnya,” ujar Yosias.

Ketua TP-PKK Kabupaten Jayapura, Ny. Dewi Sartika Wonda, S.Par., turut turun langsung meninjau pelaksanaan kegiatan di RS Marthen Indey. Ia menyapa para pasien serta memastikan seluruh proses berjalan dengan baik.

Dalam kunjungannya, Ny. Dewi juga berdialog dengan pasien untuk mengetahui kondisi dan kesiapan mereka sebelum menjalani operasi. Ia sekaligus memberikan apresiasi kepada tenaga medis yang dinilai telah bekerja maksimal.

Menurutnya, kerja sama antara Rindam dan pemerintah daerah melalui TP-PKK menjadi langkah konkret dalam menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Komandan Rindam, Ketua Persit, Dokter Farhan, serta seluruh tim medis. Ini bukti nyata kolaborasi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Program ini diharapkan dapat terus berlanjut agar semakin banyak warga yang terbantu, khususnya mereka yang selama ini terkendala akses dan biaya pengobatan.

Laporan: Sony Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *